Informality Trap dan Defisit Ekspor Bayangi Tren Pertumbuhan Domestik
indonesiaforward.net — Realisasi angka pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal pertama tahun 2026 yang tercatat sebesar 5,61 persen dinilai belum sepenuhnya mencerminkan kondisi fundamental ekonomi riil di tingkat bawah. Sejumlah pengamat kebijakan publik mengingatkan adanya faktor efek pembanding (base effect) yang cukup signifikan dari performa periode sebelumnya.
Berdasarkan analisis struktur data makro, pertumbuhan ekonomi saat ini dinilai masih didominasi oleh faktor konsumsi domestik di tengah pelemahan kinerja perdagangan luar negeri. Kondisi ini memicu kekhawatiran terkait munculnya tantangan struktural yang dapat menahan laju ekspansi dunia usaha secara berkelanjutan.
Anomali dalam pemulihan ekonomi ini terlihat dari pergeseran penyerapan tenaga kerja yang kian mengarah pa...







