
IndonesiaForward.net — Pembagian redistribusi ekonomi warga bergerak masif dalam pelaksanaan santunan nasional ke-22 DHIBRA Shiddiqiyyah yang mencatatkan total penyaluran sementara hingga Rp2 miliar secara nasional pada Senin, 31 Agustus 2026.
Program intervensi kesejahteraan sosial secara serentak ini menjangkau wilayah administratif di 24 provinsi, 161 kabupaten/kota, serta perwakilan luar negeri seperti Malaysia dan Australia.
Cakupan Infrastruktur Program Kesejahteraan Masyarakat
Pelaksanaan pusat diposisikan di Hotel Yusro, Jombang, Jawa Timur, yang diawali doa bersama pimpinan Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah, Syekh Mochammad Mukhtarullohil Mujtabaa Mu’thi.
Ketua Umum DHIBRA Shiddiqiyyah Pusat, Ibu Nyai Shofwatul Ummah, menyampaikan agenda ini merupakan aksi nyata pemberdayaan berbasis peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW dan hari lahir lembaga ke-26.
“Alchamdulillah pertolongan Alloh bukan karena kebisaan kita, tapi karena pertolongan Alloh kita bisa melaksanakan Santunan Nasional setiap tahun,” kata Ibu Nyai Shofwatul Ummah pada Senin, 31 Agustus 2026.

Skema Pendanaan Swadaya dan Akuntabilitas Penyaluran
Khusus wilayah titik ukur Jombang, tercatat 426 dhuafa dan anak yatim menerima intervensi bantuan senilai Rp335 ribu per paket berupa barang pokok dan dana tunai dengan akumulasi Rp142,71 juta.
Seluruh sumber dana sosial berbasis partisipasi publik warga Thoriqoh Shiddiqiyyah dan donatur independen disalurkan tanpa pemotongan langsung kepada kelompok sasaran.
“Dari mana sumber dana tersebut? Seratus persen dari Alloh melalui tangan-tangan hamba-Nya. Berapapun yang kita himpun, langsung kita sampaikan Kepada yang berhak menerima,” papar Ibu Nyai Shofwatul Ummah pada Senin, 31 Agustus 2026.
Jumlah akumulasi dana sosial nasional dipastikan terus bertambah seiring penyelesaian rekapitulasi data laporan keuangan dari daerah ke sekretariat pusat.
***
