Strategi Ketahanan Nasional Hadapi Volatilitas Energi Global 2026
indonesiaforward.net — Pemerintah Republik Indonesia telah menyusun protokol mitigasi komprehensif berbasis data untuk menjaga stabilitas makroekonomi domestik di tengah eskalasi konflik geopolitik di Timur Tengah.
Langkah ini diambil sebagai respons proaktif terhadap lonjakan harga minyak mentah Brent yang menembus USD 100 per barel, yang berpotensi memengaruhi postur fiskal dan rantai pasok energi nasional.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menekankan pentingnya pengamanan Selat Hormuz sebagai urat nadi distribusi 20 persen minyak global yang juga menjadi jalur kontrak strategis Indonesia.
"Kita belum tahu perang ini lama atau pendek. Yang mengkhawatirkan bagi kita tentu penutupan Selat Hormuz, di mana 20 persen minyak global lewat di sana," papar Airlangga di...









