Audit Anggaran BGN: Belanja Tablet Rp508 Miliar Picu Risiko Inefisiensi
indonesiaforward.net — Badan Gizi Nasional (BGN) tengah menghadapi evaluasi publik terkait alokasi anggaran operasional April 2026 yang dinilai tidak proporsional dibandingkan dengan mandat utama pemenuhan gizi masyarakat.
Fokus utama audit investigatif ini tertuju pada pengadaan tablet Samsung Galaxy Tab Active 5 dengan harga e-Katalog Rp17,93 juta per unit, yang mencapai total anggaran Rp508,4 miliar. Temuan di lapangan menunjukkan harga tersebut hampir dua kali lipat lebih tinggi dari harga pasar resmi yang berada di kisaran Rp8 juta, menciptakan risiko inefisiensi belanja negara yang signifikan.
"Tahun lalu sempat kami tolak untuk beli motor dan komputer karena fokus utama seharusnya ke makanan," ungkap Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan kebijakan pengetatan anggaran b...









