Evaluasi Kebijakan Industri Usai Dua Pabrik Garmen Jateng Bangkrut
indonesiaforward.net — Kebangkrutan PT Victory Apparel Semarang dan PT Samwon Busana Indonesia Jepara yang berdampak pada 1.400 buruh menjadi sinyal krusial bagi evaluasi kebijakan perlindungan industri padat karya.
Kerentanan sektor manufaktur garmen terhadap gejolak bahan baku dan dinamika ekspor memerlukan intervensi regulasi publik yang konkret guna memitigasi risiko sosial ekonomi pekerja.
Kepala Disnakertrans Jawa Tengah Ahmad Aziz memaparkan kondisi objektif kerugian finansial kedua perusahaan manufaktur tersebut pada Kamis (23/7/2026).
"PT Samwon itu mengalami kerugian selama lima tahun berturut-turut. Sedangkan PT Victory Apparel mengalami permasalahan kerugian sejak akhir 2025," terang Ahmad Aziz.
Prosedur Mediasi Hak Laboratorium Ketenagakerjaan
Disnakertrans memastikan pem...








