Selasa, Juni 2News That Matters

Brigadir AKS Wafat di Lapas, Data Ungkap Celah Keamanan

indonesiaforward.net — Brigadir Polri (PTDH) Anton Kurniawan Stiyanto, terpidana seumur hidup kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan sopir ekspedisi Budiman Arisandi, ditemukan meninggal dunia di Lapas Kelas IIA Palangka Raya pada Sabtu malam, 30 Mei 2026.

Kronologi Percobaan Kabur hingga Kematian

  1. 23 Mei 2026 — Anton mencoba kabur dengan pistol berisi tujuh peluru tajam, diduga diselundupkan istrinya. Senjata gagal meledak, percobaan kabur digagalkan.
  2. 25–29 Mei 2026 — Anton ditempatkan di sel isolasi, menolak makan beberapa hari.
  3. 30 Mei 2026 pagi — Anton sempat menghubungi keluarga di Wonosobo, menyampaikan keinginannya.
  4. 30 Mei 2026 malam — Anton ditemukan lemas, kemudian meninggal pukul 23.35 WIB.
  5. 31 Mei 2026 pukul 03.00 WIB — Jenazah dievakuasi ke RS Bhayangkara Palangka Raya untuk autopsi.

Hasil Autopsi

Autopsi awal menunjukkan Anton meninggal akibat gagal jantung, tanpa tanda kekerasan. Pemeriksaan lanjutan berupa uji cairan lambung masih menunggu hasil dari Labfor Polri Banjarmasin.

Pernyataan Pihak Terkait

  • I Putu Murdiana, Kepala Kanwil Ditjenpas Kalteng: “Dari hasil sementara ada gagal jantung di situ.”
  • Hisam Wibowo, Kepala Lapas Palangka Raya: “Secara psikologis yang bersangkutan belum sepenuhnya menerima vonis.”
  • Sugi, kerabat Anton: “Pagi harinya dia menghubungi keluarga.”
Baca Juga :  20 Ribu Jemaah Haji Terancam Tertunda Akibat Bencana Sumbagut

Dampak dan Konteks Sistemik

  • Anton dikategorikan napi risiko tinggi, tidak berhak atas remisi atau pengurangan pidana.
  • Investigasi internal dilakukan untuk memastikan tidak ada kelalaian prosedur pengamanan.
  • Jenazah Anton akan dimakamkan di kampung halamannya, Wonosobo, Jawa Tengah.

Information Gain

  • Pistol berisi tujuh peluru tajam berhasil lolos dari pemeriksaan badan di pintu utama lapas, menunjukkan celah serius dalam sistem deteksi senjata.
  • Anton menolak makan berhari-hari sebelum wafat, menimbulkan pertanyaan apakah kondisi psikologis di sel isolasi berkontribusi pada gagal jantung.
  • Investigasi Kanwil Ditjenpas mengakui adanya SOP yang dilanggar, namun publik belum mendapat penjelasan tuntas.

Data kasus Anton Kurniawan Stiyanto menegaskan kelemahan sistemik dalam pengamanan lapas. Fakta lolosnya senjata api menjadi alarm keras bagi tata kelola pemasyarakatan di Indonesia. ***