Minggu, April 19News That Matters

Tag: Bencana Alam

Pemprov DKI Akselerasi Normalisasi Ekologi Pasca-Longsor Bantargebang

Pemprov DKI Akselerasi Normalisasi Ekologi Pasca-Longsor Bantargebang

Nasional
indonesiaforward.net — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bergerak cepat melakukan langkah-langkah strategis untuk menormalisasi kondisi ekologis di kawasan TPST Bantargebang pasca-insiden longsor yang terjadi pada Minggu siang. Bencana yang dipicu curah hujan ekstrem sebesar 264 milimeter per hari tersebut menyebabkan gunungan sampah setinggi 50 meter runtuh dan menutupi akses vital serta aliran air. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan prioritas utama saat ini adalah memulihkan fungsi lingkungan hidup di sekitar lokasi terdampak. “Saya sudah memutuskan untuk segera dinormalkan terutama Sungai Ciketing agar bisa normal kembali,” tegas Pramono di Balai Kota Jakarta, Senin (9/3/2026). Langkah normalisasi ini menjadi krusial mengingat tumpukan sampah sepanjang 40 meter sempat menyu...
Banjir Sumatera Turunkan Pengungsi dari 2 Juta ke 11 Ribu

Banjir Sumatera Turunkan Pengungsi dari 2 Juta ke 11 Ribu

Nasional
indonesiaforward.net - Banjir Sumatera yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat pada akhir November 2025 sempat membuat lebih dari dua juta warga terdampak. Per 27 Februari 2026, jumlah pengungsi yang masih berada di tenda darurat tercatat 11.307 jiwa. Penurunan tajam ini menjadi indikator awal kemajuan fase rehabilitasi dan rekonstruksi. Data terbaru menunjukkan sebagian besar pengungsi tersisa berada di Provinsi Aceh sebanyak 10.394 jiwa. Di Sumatera Utara tercatat 913 jiwa, sementara Sumatera Barat sudah tidak lagi memiliki pengungsi di tenda darurat. Dalam konteks tersebut, perubahan angka ini menandai pergeseran dari fase tanggap darurat menuju pemulihan terstruktur. Pergerakan Data dan Target Relokasi Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascaben...
Gunung Ibu Erupsi, Peringkat Kedua Aktivitas Nasional

Gunung Ibu Erupsi, Peringkat Kedua Aktivitas Nasional

Daerah
indonesiaforward.net - Gunung Ibu erupsi secara konsisten sepanjang 2026 dan tercatat sebagai gunung api teraktif kedua di Indonesia. Data MAGMA Indonesia milik Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menunjukkan hingga pertengahan Februari 2026, Gunung Ibu telah erupsi 259 kali. Aktivitas Gunung Ibu hanya berada di bawah Gunung Semeru dalam statistik nasional tahun ini. Secara nasional, hingga periode yang sama, tercatat 620 letusan gunung api di Indonesia. Kontribusi Gunung Ibu menjadi salah satu yang terbesar dalam komposisi tersebut. Pada Minggu (15/2/2026) pukul 14.03 WIT, Gunung Ibu kembali erupsi. Kolom abu teramati setinggi 500 meter di atas puncak atau 1.825 meter di atas permukaan laut. Warna abu kelabu dengan intensitas tebal ke arah timur. 259 Kali Erupsi ...
Banjir Sumatera: Ketika Bantuan Korban Memasuki Fase Paling Menentukan

Banjir Sumatera: Ketika Bantuan Korban Memasuki Fase Paling Menentukan

Daerah, Nasional
indonesiaforward.net - Sebulan setelah banjir Sumatera, bantuan korban banjir tidak lagi berada di fase darurat. Fokus kini bergeser ke pemulihan kesehatan, kondisi mental, dan kepastian hunian warga terdampak. Air memang telah surut di banyak titik. Namun, bagi warga terdampak banjir Sumatera, ujian belum benar-benar usai. Yang menarik, justru setelah fase darurat berakhir, kebutuhan warga berubah arah dan menjadi lebih kompleks. Dalam sudut pandang warga di pengungsian, tantangan kini tidak lagi soal makanan harian. Dalam realitas di lapangan, air bersih, sanitasi, layanan kesehatan, serta pemulihan psikologis menjadi kebutuhan utama yang tak bisa ditunda. Kebutuhan yang Berubah, Tantangan yang Bertambah Human Initiative mencatat Aceh Tamiang masih menghadapi kebutuhan pascabenca...
Banjir Jakarta Ganggu Mobilitas Pagi, BMKG Catat Ancaman Hujan Berlanjut di Jabodetabek

Banjir Jakarta Ganggu Mobilitas Pagi, BMKG Catat Ancaman Hujan Berlanjut di Jabodetabek

Daerah, Nasional
indonesiaforward.net - Banjir Jakarta pada Senin pagi berdampak luas pada mobilitas warga. Kemacetan tol, gangguan transportasi umum, dan peringatan BMKG menjadi rangkaian dampak cuaca ekstrem. Pagi Basah dan Kota yang Melambat Mengacu pada situasi terkini, hujan deras yang mengguyur Jakarta sejak dini hari Senin (12/1/2026) memicu genangan air di sejumlah titik. Dalam realitas di lapangan, kondisi ini langsung berimbas pada pergerakan warga yang hendak memulai aktivitas pagi. Secara faktual, kepadatan kendaraan terjadi di ruas Tol Dalam Kota. Titik keluar menuju jalan arteri menjadi lokasi paling terdampak karena genangan air menutup sebagian akses kendaraan. Tol Padat Akibat Jalan Arteri Tergenang Menurut Kepala Satuan Patroli Jalan Raya Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Dhan...
anjir Landa Jakarta, BPBD Imbau Warga Siaga dan Hubungi 112

anjir Landa Jakarta, BPBD Imbau Warga Siaga dan Hubungi 112

Daerah
IndonesiaForward.net - Banjir kembali terjadi di Jakarta usai hujan deras mengguyur sejak Senin (12/1/2026) pagi, merendam enam rukun tetangga (RT) dan menggenangi empat ruas jalan. Peristiwa ini berdampak pada wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Utara dengan ketinggian air hingga 95 sentimeter. BPBD DKI Jakarta mengimbau warga tetap waspada dan segera menghubungi layanan darurat 112 bila menghadapi kondisi kedaruratan. BPBD Tekankan Kewaspadaan Saat Hujan Intensitas Tinggi BPBD DKI Jakarta meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan menyusul banjir yang melanda sejumlah wilayah ibu kota. Hujan deras dengan intensitas tinggi sejak pagi hari memicu genangan di permukiman dan ruas jalan. Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta Mohamad Yohan menyebut banjir terpantau di beberapa...
BRIN: Pelajaran Seroja Diabaikan, Mitigasi Bencana Tak Jalan

BRIN: Pelajaran Seroja Diabaikan, Mitigasi Bencana Tak Jalan

Ragam
IndonesiaForward.net — Tingginya korban jiwa akibat banjir bandang di Sumatera pada Desember 2025 dinilai menunjukkan kegagalan Indonesia menerjemahkan pelajaran dari Siklon Tropis Seroja 2021 ke dalam kebijakan mitigasi bencana berbasis data dan riset. Penilaian tersebut disampaikan peneliti Pusat Riset Kependudukan BRIN, Yanu Endar Prasetyo, dalam sebuah webinar kebencanaan. Ia menegaskan, siklon tropis merupakan fenomena yang telah lama tercatat dalam dinamika iklim regional. “Siklon tropis ini bukan hal baru. Dari catatan media pada 2021 juga sudah terjadi, tapi kita tidak belajar,” ujar Yanu. Menurutnya, mitigasi bencana seharusnya menjadi kebijakan preventif yang terintegrasi, bukan sekadar respons darurat. Rekomendasi ilmuwan perlu menjadi rujukan utama pengambilan keputusan. Ya...
Dhibra Salurkan Bantuan Terpadu bagi Korban Bencana di Jawa Tengah

Dhibra Salurkan Bantuan Terpadu bagi Korban Bencana di Jawa Tengah

Daerah
IndonesiaForward.net — Dhilal Berkat Rochmat Allah (Dhibra), organisasi filantropi Thariqah Shiddiqiyyah, menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada korban banjir dan tanah longsor di Kabupaten Cilacap dan Banjarnegara, Jawa Tengah, Minggu (14/12/2025). Sebanyak 350 paket bantuan disalurkan kepada warga terdampak. Setiap paket bernilai Rp428.500 dan berisi uang tunai Rp300.000 serta kebutuhan pokok harian. Total nilai bantuan yang disalurkan mencapai Rp157.457.500. Distribusi dilakukan di dua titik utama. Di Balai Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Dhibra menyalurkan 136 paket. Sementara itu, 214 paket lainnya didistribusikan di GOR Pandan Arum, Kabupaten Banjarnegara. Selain paket utama, Dhibra juga menyalurkan bantuan tambahan berupa 100 mukena dan 50 lembar terpal un...
744 Tewas, 551 Hilang: Data Bencana Sumatera Ungkap Skala Kerentanan

744 Tewas, 551 Hilang: Data Bencana Sumatera Ungkap Skala Kerentanan

Nasional
IndonesiaForward.net—BNPB merilis data terbaru per Selasa malam (2/12/2025): 744 meninggal, 551 hilang, lebih dari 2.600 luka-luka, dan 3,3 juta warga terdampak. Sebanyak 1,1 juta mengungsi. Satu lead ini merangkum konteks kebijakan dan skala dampak. Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto mengatakan akses masih terputus di sejumlah desa. “Saya tidak mengira sebesar ini… Bukan berarti kami tidak peduli,” ujarnya saat meninjau Aek Garoga, Minggu (30/11/2025). Ia menyampaikan status bencana nasional belum diperlukan karena struktur penanganan daerah masih berjalan. Penjelasan itu ia berikan pada Jumat (28/11/2025). Pemetaan Dampak dan Kebutuhan Respons Aceh mencatat 218 korban meninggal, Sumatera Barat 225, dan Sumatera Utara 301. Banyak wilayah belum dapat diverifikasi karena lokasi berada ...
Gelondongan Kayu di Banjir Sumatra Ungkap Celah Tata Kelola Hutan yang Perlu Pembenahan

Gelondongan Kayu di Banjir Sumatra Ungkap Celah Tata Kelola Hutan yang Perlu Pembenahan

Nasional
IndonesiaForward.net - Ribuan kayu gelondongan yang terseret banjir di Sumatra membuka kembali perdebatan soal tata kelola hutan. Bupati Tapteng, Masinton Pasaribu, menegaskan bahwa kayu tersebut berasal dari pembalakan liar yang sudah lama beroperasi. Pernyataan itu ia sampaikan melalui unggahan TikTok @riekediahp_official, Senin (1/12/2025). Ia menjelaskan pembabatan hutan terjadi sebelum lahan berubah menjadi kebun sawit. Pemerintah daerah kini menyiapkan moratorium sawit di kawasan perbukitan. Masinton menyebut koordinasi dengan Dinas Kehutanan Sumatra Utara terus berjalan meski akses lapangan masih menjadi kendala. Rekaman kayu terseret banjir di Tapanuli Selatan dan Tapteng memicu pembahasan publik mengenai pentingnya reformasi tata kelola. Dari pemerintah pusat, Dirjen Gakkum Kem...