
indonesiaforward.net — Sekretaris Kabinet Letkol Inf. Teddy Indra Wijaya resmi menyabet penghargaan Kertas Karya Perorangan (Taskap) terbaik pertama pada penutupan Dikreg LXVII Seskoad di Bandung, Rabu, 3 Juni 2026. Capaian akademis dari 279 perwira siswa ini dicetak di tengah sorotan publik terkait kebijakan tata kelola personel militer aktif.
Data kelulusan menunjukkan angkatan ini diikuti oleh 255 Pasis TNI AD, 4 Pasis TNI AL, 2 Pasis TNI AU, 7 Pasis Polri, serta 11 Pasis militer negara sahabat. Penyelesaian studi ini sekaligus memperbarui rekam jejak akademik instansi pertahanan di level kepemimpinan birokrasi strategis.
KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyatakan hasil kajian ilmiah yang dipaparkan oleh para lulusan memiliki relevansi tinggi terhadap ketahanan nasional. “Seskoad berperan dalam pengembangan wawasan strategis yang berlandaskan keilmuan dan kepemimpinan visioner, serta integritas moral,” papar Maruli pada Rabu, 3 Juni 2026.
Penghargaan Taskap utama ini membuktikan kapasitas analisis Letkol Teddy memenuhi standar baku kualifikasi perwira menengah TNI AD. Keberhasilan menuntaskan kurikulum operasional militer di sela-sela penugasan kabinet menjadi preseden baru dalam sejarah kedinasan perwira.
Anggota Komisi I DPR TB Hasanuddin mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap hierarki perundang-undangan, khususnya Pasal 47 UU Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI. “Ini jelas tidak termasuk dalam Pasal 47 UU TNI,” tegas Hasanuddin menyikapi penempatan perwira aktif dalam struktur Sekretariat Kabinet.
Di sisi lain, pemerintah memitigasi sengketa hukum pidana militer melalui penerbitan Perpres Nomor 148 Tahun 2024 yang menempatkan Seskab di bawah Sekretariat Militer Presiden. Akselerasi penugasan ini memperlihatkan pergeseran pola rekrutmen jabatan strategis sipil yang makin bertumpu pada kompetensi perwira militer. ***
