Rabu, Juli 29News That Matters

Penulis: Angga Pramudia

Inlander dan Tantangan Ekologi Indonesia ke Depan

Inlander dan Tantangan Ekologi Indonesia ke Depan

Ragam
IndonesiaForward.net — Warisan istilah “inlander” yang diperkenalkan penjajah Belanda sejak abad ke-19 masih memengaruhi cara negara mengelola ruang hidup. Para sejarawan menilai konstruksi inferioritas itu berulang dalam kebijakan modern yang mendorong ekspansi tambang, deforestasi, dan kerentanan ekologis. Data dan Peringatan Para Peneliti Ketua Auriga Nusantara Timer Manurung menyebut tekanan industri ekstraktif sudah mencapai fase genting. “Kerusakan lingkungannya sangat menghancurkan. Deforestasi meningkat signifikan… sungai tercemar, mangrove ditebang, daerah pesisir dan terumbu karang rusak,” ujarnya. Aktivis lingkungan Rudi Putra menilai pola ini melemahkan kapasitas ekologis jangka panjang. “Pembalakan liar dan pembukaan kawasan ekosistem terancam adalah ancaman serius,” kata...
883 Warga Tewas, Pemerintah Kejar Target Evakuasi dan Stabilitas Infrastruktur

883 Warga Tewas, Pemerintah Kejar Target Evakuasi dan Stabilitas Infrastruktur

Nasional
IndonesiaForward.net — Banjir bandang dan longsor di Aceh, Sumut, dan Sumbar menewaskan 883 orang per Sabtu (6/12/2025). Sekitar 520 warga masih hilang dan lebih dari 4.200 terluka. Lonjakan ini menegaskan urgensi perbaikan sistem mitigasi serta kesiapan infrastruktur menghadapi cuaca ekstrem. Aceh mencatat 325 korban meninggal. Sumut 311 dan Sumbar 200. Jutaan warga terdampak oleh kerusakan rumah, jembatan runtuh, serta gangguan layanan publik. Desa-desa di hulu DAS masih sulit dijangkau. Pemerintah Kerahkan Sumber Daya Mensesneg Prasetyo Hadi menjelaskan Presiden Prabowo Subianto memerintahkan percepatan evakuasi dan pemulihan dasar. “Seluruh sumber daya nasional bekerja keras untuk melakukan penanganan,” ujar Prasetyo, Rabu (3/12). TNI–Polri membuka akses ke kawasan terisolasi. L...
Para Sesepuh Tebuireng Pulihkan Keseimbangan Prosedural di Tengah Krisis PBNU

Para Sesepuh Tebuireng Pulihkan Keseimbangan Prosedural di Tengah Krisis PBNU

Nasional
IndonesiaForward.net — Pertemuan tingkat tinggi para Mustasyar dan kiai sepuh di Tebuireng, Jombang, Sabtu (6/12/2025), menyimpulkan bahwa pemakzulan Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf tidak sejalan dengan AD/ART NU. Namun, ketua umum tetap diminta memberikan klarifikasi atas dugaan kekeliruan yang diangkat Syuriyah—sebuah upaya menyeimbangkan mekanisme tata kelola di tengah krisis yang berkembang cepat. Proses Kebijakan Dipertanyakan Konflik berawal dari Rapat Harian Syuriyah pada 20 November 2025 yang meminta Gus Yahya mundur, disusul terbitnya Surat Edaran 26 November yang mencabut kewenangannya. Ia menolak. “Saya tidak diberi hak klarifikasi, dan keputusan itu melampaui batas prosedural,” ujarnya di Tebuireng. Forum Tebuireng yang dipimpin KH Abdul Hakim Mahfudz dan KH Umar Wahid...
Ahli Nilai Unsur Korupsi Haji Telah Terpenuhi, KPK Fokus Finalisasi Data

Ahli Nilai Unsur Korupsi Haji Telah Terpenuhi, KPK Fokus Finalisasi Data

Nasional
IndonesiaForward.net — Dalam pernyataannya Kamis (4/12/2025), ahli hukum pidana Universitas Trisakti, Abdul Fickar Hadjar, menilai unsur dugaan tindak pidana korupsi kuota haji tambahan era Soekarno Yaqut Cholil Qoumas telah terpenuhi. Ia meminta KPK segera mengumumkan tersangka agar tata kelola informasi publik tetap terjaga. “KPK tidak biasanya lamban, padahal pembuktian secara teknis sudah cukup,” katanya. Ia menegaskan hak masyarakat atas informasi harus dijamin. “Jika KPK mempertimbangkan hal lain selain bukti, itu pelanggaran terhadap hak publik.” Efektivitas Penyidikan dan Pencegahan Mobilitas Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan tiga nama dicegah ke luar negeri agar pemeriksaan berjalan efektif. Langkah itu diterapkan kepada pejabat Kemenag dan pelaku swasta dari asosia...
Data Baru Ungkap Deforestasi Kalimantan–Papua Kian Mendesak untuk Ditangani

Data Baru Ungkap Deforestasi Kalimantan–Papua Kian Mendesak untuk Ditangani

Nasional
IndonesiaForward.net — Banjir bandang 2025 di Aceh, Sumut, dan Sumbar—yang menewaskan 744 warga dan mengungsikan lebih dari 1,1 juta jiwa—menjadi preseden kuat bahwa Indonesia menghadapi ancaman ekologis lintas pulau. Data terbaru menunjukkan deforestasi Kalimantan, Papua, dan Sulawesi meningkat dan memasuki fase kritis. FWI dan Auriga Nusantara mencatat deforestasi nasional mencapai 257.384 hektare pada 2023, naik dari 230.760 hektare pada 2022. Kalimantan menjadi kontributor terbesar. Papua mengalami degradasi luas sejak 1990, sementara Sulawesi mencatat deforestasi puluhan ribu hektare antara 2021–2024. Risiko meningkat di kawasan hulu DAS Peneliti Hidrologi UGM, Hatma Suryatmojo, menjelaskan bahwa banjir bandang Sumatera memperlihatkan hubungan langsung antara deforestasi dan daya...
WIUP Dinilai Berisiko, Tokoh Ormas Minta NU–Muhammadiyah Prioritaskan Keselamatan Lingkungan

WIUP Dinilai Berisiko, Tokoh Ormas Minta NU–Muhammadiyah Prioritaskan Keselamatan Lingkungan

Nasional
IndonesiaForward.net — Desakan agar NU dan Muhammadiyah mengevaluasi bahkan mengembalikan wilayah izin usaha pertambangan (WIUP) mencuat kembali setelah banjir dan longsor melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat pada akhir November 2025. Dua tokoh ormas Islam, Din Syamsuddin dan Savic Ali, menyoroti risiko kebijakan tersebut terhadap stabilitas organisasi serta keselamatan ekologis masyarakat, menekankan perlunya keputusan berbasis data dan kehati-hatian. Analisis Risiko dari Din Syamsuddin Dalam pernyataan Senin (1/12/2025), Din meminta Muhammadiyah menghindari keterlibatan dalam WIUP. “Saya sejak awal menyarankan Muhammadiyah tidak terpengaruh oleh buaian Rezim Presiden Jokowi,” ujarnya. Ia merujuk ancaman “Tiga K”—konflik, korupsi, kerusakan—yang disampaikan Sekretaris Um...
Pemerintah Amankan Anggaran dan Logistik, Target Pemulihan Infrastruktur Dimajukan

Pemerintah Amankan Anggaran dan Logistik, Target Pemulihan Infrastruktur Dimajukan

Nasional
IndonesiaForward.net — Pemerintah pusat memastikan penanganan bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat berjalan dalam pola mobilisasi nasional. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan Presiden Prabowo Subianto memerintahkan percepatan distribusi logistik dan penyesuaian anggaran bila diperlukan. Ia menyampaikan hal itu dalam doorstop di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (3/13). Prasetyo menegaskan seluruh kementerian dan lembaga telah bekerja sejak awal. “Seluruh sumber daya nasional bekerja keras,” ujarnya. Pangan dan BBM disebut aman, sementara suplai udara digunakan untuk wilayah terputus. Penguatan Dukungan Fiskal Prasetyo menyebut pemerintah memiliki dana siap pakai lebih dari Rp500 miliar. Presiden memberi instruksi langsung bahwa penambahan a...
UGM: Hilangnya Tutupan Hutan Jadi Faktor Penentu Banjir Bandang Sumatera

UGM: Hilangnya Tutupan Hutan Jadi Faktor Penentu Banjir Bandang Sumatera

Nasional
IndonesiaForward.net — Peneliti Hidrologi Hutan dan Konservasi DAS UGM, Hatma Suryatmojo, menggarisbawahi bahwa deforestasi besar-besaran menjadi faktor penentu banjir bandang yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat pada akhir November 2025. Dalam keterangan resmi, Rabu (3/12/2025), ia menjelaskan bahwa kemampuan hutan menyerap dan menahan air menurun tajam setelah puluhan tahun tekanan pembukaan lahan. Menurut Hatma, degradasi ekologis itu terlihat konsisten di tiga provinsi. Aceh kehilangan lebih dari 700 ribu hektare hutan sejak 1990. Sumatera Utara tinggal memiliki sekitar 29 persen tutupan hutan pada 2020. Sumatera Barat kehilangan lebih dari 740 ribu hektare dalam dua dekade terakhir. Ketika bentang alam kehilangan kapasitas hidrologis, hujan ekstrem yang dipicu dinami...
Zulhas Jelaskan Konteks Kebijakan Lahan dan Tantangan Ekologi Nasional

Zulhas Jelaskan Konteks Kebijakan Lahan dan Tantangan Ekologi Nasional

Nasional
IndonesiaForward.net — Mantan Menteri Kehutanan 2009–2014, Zulkifli Hasan, meluruskan tudingan bahwa kebijakannya menjadi pemicu banjir dan longsor di Aceh, Sumut, dan Sumbar. Klarifikasi itu ia sampaikan dalam podcast CURHAT BANG dan dikutip Rabu (3/12/2025). “Kalau saya dikatakan Indonesia rusak karena Zulkifli Hasan, saya tersanjung,” katanya. Ia menilai persoalan lingkungan harus dinilai berdasarkan data dan struktur kebijakan, bukan pada salah satu aktor saja. Zulhas menjelaskan bahwa pembukaan lahan pada masa itu merupakan bagian dari strategi ketahanan pangan. Indonesia, yang menghadapi tekanan impor, membutuhkan peningkatan kapasitas produksi. Ia menilai pemerintah harus menimbang konservasi dan kebutuhan pangan secara simultan. Analisis Lapangan dan Tantangan Pengelolaan Men...
KLHK Evaluasi Peran Delapan Perusahaan dalam Banjir Sumut

KLHK Evaluasi Peran Delapan Perusahaan dalam Banjir Sumut

Nasional
IndonesiaForward.net—Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengevaluasi dugaan peran delapan perusahaan dalam memperparah banjir besar di Sumatera Utara. Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menjelaskan analisis citra satelit mengidentifikasi aktivitas signifikan di area curam DAS Batang Toru. “Batang Toru memang DAS dan kawasannya curam. Ada delapan entitas beraktivitas di sana,” kata Hanif, Selasa (2/12/2025). Perusahaan itu berasal dari sektor tanaman industri, tambang emas, dan sawit. Pemanggilan Perusahaan dan Permintaan Data Teknis Deputi Gakkum KLHK memanggil delapan perusahaan itu pada Senin (8/12/2025). Pemerintah meminta data teknis, termasuk sumber kayu-kayu hanyut yang terlihat saat banjir. “Kami minta citra satelit resolusi sangat tinggi untuk memast...