IndonesiaForward.net — Tekanan internal PBNU meningkat setelah keputusan Syuriyah yang meminta Yahya Cholil Staquf mundur dalam tiga hari. Dalam konteks tata kelola organisasi, situasi ini menuntut kepemimpinan yang meredam eskalasi. Sekjen PBNU Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menekankan pentingnya ketenangan dan alur komunikasi terukur.
“Saya minta semua pengurus tetap tenang. Ikuti informasi resmi dari Syuriyah PBNU,” ujarnya, Jumat (21/11/2025). Ajakan ini berfungsi menjaga stabilitas operasional NU yang memiliki jejaring ribuan unit di seluruh Indonesia.
Ia meminta struktur PBNU hingga ranting menghindari pernyataan yang bisa memperburuk situasi, sambil memastikan proses berjalan sesuai kaidah organisasi.
Sementara itu, kubu Yahya menempuh langkah konsolidasi kebijakan. Berdasarkan surat PBNU Nomor 4760/PB.03/A.I.01.44/99/11/2025, seluruh Ketua PWNU akan dikumpulkan di Surabaya pada Sabtu malam (22/11/2025). Tujuannya, menurut sumber internal, menyelaraskan sikap struktural menghadapi keputusan Syuriyah.
Konfirmasi resmi terkait pertemuan belum diperoleh hingga berita ini dirilis. (*)
