Selasa, Juli 28News That Matters

Dugaan Korupsi Whoosh Masih Diselidiki, Data Belum Lengkap

IndonesiaForward.net — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan penanganan dugaan korupsi proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (Whoosh) masih berada pada tahap penyelidikan hingga pertengahan Desember 2025, tanpa tersangka dan tanpa nilai kerugian negara.

Pernyataan ini menegaskan bahwa proses hukum masih berada pada fase pengumpulan dan pengujian data awal.

Fokus pada Tata Kelola Lahan
KPK menekankan penyelidikan tidak menyasar layanan kereta cepat. Perhatian diarahkan pada tata kelola pengadaan dan pembebasan lahan proyek.

Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu menyampaikan bahwa penyidik mendalami indikasi pembelian kembali lahan milik negara serta dugaan ketidakwajaran harga tanah. Pernyataan tersebut disampaikan pada Oktober 2025.

Namun hingga kini, KPK belum mempublikasikan detail hukum atas temuan tersebut.

Menunggu Kepastian

Ketua KPK Setyo Budiyanto menyatakan penyelidikan mencakup kawasan Halim, Padalarang, dan Tegalluar. Seluruh temuan masih bersifat indikatif dan belum dapat disimpulkan sebagai tindak pidana korupsi.

KCIC menyatakan sikap kooperatif dan memastikan operasional Whoosh tetap berjalan.

Dengan data yang masih dikaji, proses ini menunggu kepastian apakah akan berlanjut ke penyidikan atau berhenti pada evaluasi tata kelola proyek.***

Baca Juga :  Instruksi Presiden Percepat Bantuan Medan, Distribusi Sembako Berbasis Kebutuhan Lapangan