Sabtu, September 12News That Matters

Penulis: Dewi

Mengamankan Aset Negara: Kebijakan Berbasis Data dan Solusi Sistemik

Nasional
IndonesiaForward.net - Pelibatan TNI menjaga aset negara menjadi fokus pemerintah setelah Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas di Hambalang, Bogor, Minggu (23/11/2025). Kebijakan ini diarahkan untuk memperkuat tata kelola dan menekan kerugian negara. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan pesan Presiden bahwa kekayaan alam harus dikelola untuk kemakmuran rakyat. Pernyataan itu menunjukkan urgensi kebijakan berbasis mandat konstitusi. Aktivitas ilegal di tambang dan hutan terus meningkat. Pada HUT ke-80 TNI, 5 Oktober 2025, Presiden menegaskan negara tak boleh kalah. Data Kemenkeu dan BPK menunjukkan indikator jelas tentang lemahnya pengawasan. Nilai aset negara mencapai Rp13.692 triliun pada 2024. BPK mencatat potensi kerugian Rp18,37 triliun. Angka ini menjadi ...

Percepatan Evakuasi Jadi Prioritas: Banjir Sumatera Uji Sistem Manajemen Bencana Nasional

Nasional
IndonesiaForward.net – Hujan ekstrem sejak 22 November 2025 memicu banjir, longsor, dan banjir bandang di Sumbar, Aceh, dan Sumut. Pemerintah memfokuskan percepatan evakuasi, penguatan logistik, dan penataan data untuk mendukung operasi tanggap darurat. Di Sumbar, 12 korban meninggal dan lebih dari 12.000 warga terdampak. Wakil Gubernur Vasko Ruseimy menyampaikan data itu Kamis (27/11/2025). Dampak terbesar terjadi di kawasan bantaran sungai yang tersapu banjir bandang. Presiden Prabowo langsung memerintahkan percepatan langkah darurat. “Pak Presiden sudah perintahkan kami untuk serius menangani bencana ini,” kata Menko PMK Pratikno, Kamis (27/11/2025). Basarnas menilai perlu reposisi sumber daya agar jalur evakuasi yang terputus dapat dibuka. Deputi Operasi Edy Prakoso menjelaskan tuju...

Indonesia Menuju Sentral Islam Modern: Menag Dorong Kerangka Inovatif untuk Gagasan Global

Nasional
IndonesiaForward.net - Kementerian Agama RI menegaskan Indonesia sebagai pusat rujukan Islam modern. Hal itu disampaikan Menteri Agama Nasaruddin Umar dalam konferensi internasional “Why Indonesia as a New Center of Muslim Civilization?” di UINSA Surabaya, Rabu (26/11/2025). Nasaruddin menyebut Indonesia kini menjadi produsen gagasan Islam. “Kita harus menyiapkan implementasi yang terukur,” katanya. Ia menilai perubahan ini lahir dari kemajuan disiplin ilmu Islam di tanah air. Ia menyebut perhatian dunia meningkat usai pernyataan Presiden Prabowo Subianto terkait Gaza. “Kita jangan hanya menjadi konsumen,” ujarnya. Menag menekankan perlunya pedoman akademik untuk mendukung gagasan Indonesia. “Untuk menjadi produsen pemikiran, kita harus menyiapkan kerangka konsepsional,” katanya. Ia me...
StrokeGuard ITS: Solusi Digital untuk Memperkuat Pemantauan Pasien Stroke secara Berkelanjutan

StrokeGuard ITS: Solusi Digital untuk Memperkuat Pemantauan Pasien Stroke secara Berkelanjutan

Kesehatan
IndonesiaForward.net - Mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) meluncurkan StrokeGuard, aplikasi pemantauan kesehatan pasien stroke pascarawat. Informasi ini disampaikan Jumat (28/11/2025). Inovasi tersebut dirancang sebagai solusi berbasis teknologi untuk meningkatkan kesinambungan layanan kesehatan. Ketua tim, Muhammad Irsyad Yunus, menjelaskan latar belakang pengembangan. “Menurut riset, sekitar 80 persen kasus stroke dapat dicegah. Namun pasien pascarawat dan keluarga sering kebingungan melakukan pemantauan mandiri,” kata Irsyad, Jumat (28/11/2025). Kondisi ini menunjukkan perlunya sistem pendukung yang lebih terstruktur. StrokeGuard bekerja melalui input tekanan darah yang dimasukkan pasien. Sistem AI mengolah data itu dan meneruskannya kepada dokter. Irsyad menegaskan d...

Lambannya Kasus Kuota Haji Dinilai Hambat Perbaikan Tata Kelola dan Reformasi Sistem

Nasional
IndonesiaForward.net - Kritik terhadap lambannya KPK dalam menetapkan tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan 2024 semakin menguat. Dengan estimasi kerugian negara mencapai Rp1 triliun, publik menilai penyidikan belum menunjukkan arah yang jelas. Pakar Hukum Pidana Universitas Trisakti, Abdul Fickar Hadjar, menilai unsur tipikor telah terpenuhi. “KPK lamban meski sudah jelas tipikornya, eks Menag,” ujarnya, Rabu (26/11/2025). Fickar menekankan perlunya tata kelola hukum yang konsisten. Ia menyebut pengawasan publik penting agar proses hukum tidak terhambat oleh kepentingan eksternal. Mantan penyidik KPK, Yudi Purnomo Harahap, melihat ketidakefisienan langkah penyidikan. Ia menjelaskan Pasal 44 UU Tipikor mengharuskan pencarian bukti permulaan sebagai dasar penetapan tersangka...