Minggu, Juli 26News That Matters

BINLAT Kediri Jadi Instrumen Penguatan SDM Menuju Indonesia Emas

IndonesiaForward.net—Situs Ndalem Pojok Persada Sukarno Kediri bersama Pemerintah Kabupaten Kediri meresmikan Pilot Project Pembinaan dan Pelatihan (BINLAT) serta Laboratorium Karakter Jati Diri Bangsa sebagai bagian dari strategi penguatan sumber daya manusia jangka panjang.

Program ini dijadwalkan dibuka pada Minggu, 25 Januari 2026. BINLAT diposisikan sebagai bentuk dukungan konkret terhadap Asta Cita Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, khususnya agenda pembangunan manusia berkarakter menuju Indonesia Emas 2045.

BINLAT dirancang menjangkau peserta lintas jenjang, mulai pelajar SMP/MTs, SMA/MA, mahasiswa, hingga masyarakat umum. Pendekatan ini diharapkan memperluas dampak pendidikan karakter di luar sistem pendidikan formal.

Ketua Umum Situs Ndalem Pojok Persada Sukarno Kediri, R.M. Suhardono, S.E., menyatakan bahwa pembangunan SDM menjadi fondasi utama daya saing bangsa di masa depan.
“Sebagai warga negara Indonesia yang mencintai tanah air dan NKRI, kami menyambut baik dan mendukung sepenuhnya Asta Cita Presiden,” ujar Suhardono, Jumat (23/01/2026).

Menurutnya, tantangan Indonesia ke depan membutuhkan generasi yang tidak hanya terampil, tetapi juga memiliki karakter, etika publik, dan kesadaran kebangsaan yang kuat. BINLAT diarahkan menjawab kebutuhan tersebut secara sistematis.

Baca Juga :  Kaleidoskop MBG: Evaluasi Awal 2026 untuk Perbaikan Kebijakan Gizi

Suhardono menyampaikan optimisme terhadap target Indonesia Emas 2045. “Kami yakin Indonesia Emas dapat terwujud. Indonesia Emas, bukan Indonesia Cemas,” katanya.

Kolaborasi Kebijakan di Tingkat Daerah

Pelaksanaan BINLAT disiapkan melalui koordinasi lintas sektor Pemerintah Kabupaten Kediri. Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) serta Polres Kediri terlibat sejak tahap perencanaan.

Rapat koordinasi lintas sektor digelar di Kantor Bakesbangpol Kabupaten Kediri pada Senin (19/01/2026). Forum tersebut membahas kesiapan teknis, peran institusi, serta mekanisme pelaksanaan program.

Kepala Pilot Project BINLAT, Kushartono, menyampaikan undangan telah disampaikan kepada Forkopimda dan perangkat daerah terkait. Sejumlah instansi diharapkan terlibat dalam fungsi monitoring dan evaluasi.

Dengan dukungan lintas sektor, BINLAT Kediri diarahkan menjadi model penguatan SDM berbasis karakter dari daerah untuk nasional.***