Klarifikasi dan Keputusan PBNU Menguji Mekanisme Organisasi
IndonesiaForward.net - Dinamika kepemimpinan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) memasuki tahap krusial setelah Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf dan Rais Aam PBNU Miftachul Akhyar, selaku pimpinan tertinggi Syuriyah, menyampaikan penjelasan resmi terkait pemberhentian jabatan ketua umum.
Dalam surat klarifikasi yang diterbitkan di Jakarta pada 21 Desember 2025, Yahya menyatakan klarifikasi disampaikan demi menjaga integritas Nahdlatul Ulama. Ia menegaskan mandat kepemimpinannya berasal dari Muktamar ke-34 NU di Lampung tahun 2021. Yahya juga merujuk pada Surat Keputusan Kemenkumham Nomor AHU-0001097.AH.01.08 Tahun 2024 yang masih mencantumkan namanya sebagai Ketua Umum PBNU.
AKN-NU dan Langkah Korektif
Yahya menjelaskan Akademi Kepemimpinan Nasional NU (AKN-NU) merupakan jenjang ...



