Rupiah Rp18.003: Impor Energi Berisiko Melebarkan Defisit APBN Rp200 Triliun
indonesiaforward.net — Kurs rupiah menembus level psikologis baru Rp18.003 per dolar AS pada pembukaan perdagangan Kamis, 4 Juni 2026 pukul 09.05 WIB. Pelemahan kumulatif hingga 6,6% sepanjang tahun ini mengancam postur anggaran negara akibat membengkaknya beban impor pangan dan energi.
Kondisi fiskal diperparah oleh inflasi tahunan Mei yang melonjak ke angka 3,08% akibat kenaikan biaya distribusi logistik nasional. Pelemahan ini berisiko memperlebar target defisit APBN 2026 yang awalnya dipatok sebesar Rp689,1 triliun atau 2,68% dari PDB.
Permata Institute of Economic Research (PIER) merilis simulasi dampak makroekonomi terhadap ketahanan anggaran negara pada Juni 2026. Tambahan defisit APBN diperkirakan bisa menembus lebih dari Rp200 triliun jika rata-rata rupiah tertahan melemah d...

