Sabtu, September 12News That Matters

Ragam

Diversifikasi Pangan Tersendat, Uwi Tak Pernah Jadi Prioritas

Diversifikasi Pangan Tersendat, Uwi Tak Pernah Jadi Prioritas

Ragam
IndonesiaForward.net — Sejarah kebijakan pangan Indonesia menunjukkan fokus berkelanjutan pada beras, sementara uwi dan pangan lokal lain belum masuk prioritas strategis nasional. Sejak awal kemerdekaan, pangan diposisikan sebagai instrumen stabilitas dan pembangunan. Dalam kerangka tersebut, beras ditetapkan sebagai makanan pokok nasional dan tolok ukur keberhasilan kebijakan pangan. Konsekuensinya, umbi-umbian seperti uwi (Dioscorea spp.) tidak memperoleh posisi setara. Meski lama dikonsumsi masyarakat Nusantara, uwi tidak terintegrasi dalam sistem produksi, distribusi, dan riset nasional. Akar Historis Kebijakan Kebijakan beras-sentris berakar sejak masa penjajahan Belanda. Pemerintah penjajah menjadikan beras sebagai komoditas strategis untuk mengendalikan produksi desa dan memas...
Paparan Ideologi Non-Pancasila Masih Mengintai Dunia Pendidikan

Paparan Ideologi Non-Pancasila Masih Mengintai Dunia Pendidikan

Ragam
IndonesiaForward.net — Sejumlah riset akademik menunjukkan paparan ideologi non-Pancasila masih ditemukan di lingkungan sekolah dan perguruan tinggi Indonesia. Temuan ini mendorong penguatan pendidikan Pancasila sebagai bagian dari agenda kebijakan publik jangka panjang. Penelitian yang dipublikasikan dalam QIJIS: Qudus International Journal of Islamic Studies pada April 2024 melibatkan 1.167 siswa Madrasah Aliyah di Jawa Timur. Hasilnya mencatat 87,5 persen responden menyatakan mendukung Pancasila sebagai ideologi negara. Namun, riset tersebut juga menemukan 12,5 persen siswa memiliki kecenderungan pada ideologi berbasis agama di luar Pancasila. Selain itu, 21 persen responden menunjukkan sikap intoleran terhadap perbedaan keyakinan dan pandangan. Data Nasional Berbasis Survei Gamba...
Indonesia Puncaki Optimisme Dunia 2026, Global South Mendominasi

Indonesia Puncaki Optimisme Dunia 2026, Global South Mendominasi

Ragam
IndonesiaForward.net — Indonesia menempati peringkat pertama sebagai negara paling optimistis di dunia pada 2026 berdasarkan survei global yang dirilis Ipsos. Sebanyak 90 persen responden di Indonesia menyatakan keyakinan bahwa 2026 akan lebih baik dibandingkan 2025. Angka ini melampaui rata-rata global yang berada di level 71 persen. Indonesia unggul dibandingkan negara-negara Amerika Latin dan Asia yang juga mencatat tingkat optimisme tinggi. Survei dilakukan secara daring pada 24 Oktober hingga 7 November 2025 dengan melibatkan 23.642 responden dewasa dari berbagai negara. Di Indonesia dan Singapura, responden berusia 21–74 tahun. Sementara di Thailand, responden berusia 20–74 tahun, dan di India berusia 18 tahun ke atas. Secara global, penilaian terhadap 2025 cenderung negatif. Seba...
Panas Laut Dalam Naikkan Intensitas Badai, Kategori 6 Jadi Opsi

Panas Laut Dalam Naikkan Intensitas Badai, Kategori 6 Jadi Opsi

Ragam
IndonesiaForward.net — Pemanasan laut dalam kini dipastikan memperkuat badai ekstrem dan mendorong ilmuwan mengkaji ulang klasifikasi siklon tropis, termasuk opsi penambahan Kategori 6 untuk memperbaiki mitigasi risiko di wilayah pesisir. Temuan ini disampaikan dalam forum ilmiah American Geophysical Union 2025 di New Orleans, yang menyoroti perluasan wilayah panas samudera dalam di sejumlah kawasan strategis dunia. Data perubahan risiko Profesor ilmu atmosfer I-I Lin dari National Taiwan University menjelaskan bahwa lapisan air hangat kini menembus lebih dalam, terutama di Pasifik Barat dekat Filipina serta Atlantik Utara sekitar Karibia. Paparan itu disampaikan pada 2025. Data observasi menunjukkan lebih dari separuh badai berkekuatan ekstrem tercatat hanya dalam sepuluh tahun tera...
Uwi Dinilai Strategis Perkuat Ketahanan Pangan Indonesia

Uwi Dinilai Strategis Perkuat Ketahanan Pangan Indonesia

Ragam
IndonesiaForward.net — Ketahanan pangan Indonesia menghadapi tantangan serius di tengah ketidakpastian global yang terus berulang. Konflik geopolitik, gangguan distribusi internasional, dan fluktuasi harga pangan menunjukkan bahwa sistem pangan berbasis impor memiliki risiko tinggi bagi keberlanjutan nasional. Perang Rusia–Ukraina sejak 2022 menjadi salah satu pemicu utama. Pasokan gandum dan pupuk terganggu, mendorong lonjakan harga pangan dunia. Indonesia yang masih bergantung pada gandum impor turut terdampak melalui kenaikan harga produk berbasis terigu. Dalam konteks tersebut, diversifikasi pangan berbasis sumber daya lokal dipandang sebagai langkah strategis. Salah satu komoditas yang mulai kembali didorong adalah uwi ungu, tanaman umbi yang telah lama dikenal di Nusantara. Inisia...
Pendidikan Rasa Jadi Basis Kebijakan Karakter BINLAT Kediri

Pendidikan Rasa Jadi Basis Kebijakan Karakter BINLAT Kediri

Ragam
IndonesiaForward.net — Sebanyak 44 pelajar tingkat SMP, SMA, dan mahasiswa mengikuti Bimbingan dan Pelatihan (BINLAT) Karakter Jati Diri Bangsa Indonesia di Pesantren Jati Diri Bangsa Indonesia, Selasa (30/12/2025). Kegiatan ini digelar di Situs Persada Soekarno Ndalem Pojok, kawasan historis yang merepresentasikan nilai pendidikan kebangsaan. Pelatihan berlangsung intensif sejak pagi hingga malam hari. BINLAT dirancang sebagai respons strategis atas tantangan pembangunan sumber daya manusia di tengah bonus demografi. Fokus pembinaan diarahkan pada penguatan kesadaran batin dan penghayatan nilai sebagai fondasi karakter. Ketua Pusat Pendidikan Rasa, Wawasan, dan Karsa Kebangsaan Indonesia Raya Pesantren Jati Diri Bangsa Indonesia, Suhartono, menyatakan seluruh fasilitator BINLAT telah te...
Data Baru Gunung Padang Dorong Revisi Sejarah Awal

Data Baru Gunung Padang Dorong Revisi Sejarah Awal

Ragam
IndonesiaForward.net — Rangkaian temuan terbaru di Gunung Padang mendorong pembacaan ulang sejarah awal peradaban. Petroglif berpola, susunan batu terencana, dan struktur bawah tanah berusia ribuan tahun menguatkan dugaan rekayasa manusia prasejarah berbasis data geofisika dan penanggalan karbon. Peneliti menemukan goresan batu di hampir seluruh teras. Pola berulang dan konsisten ini diidentifikasi sebagai petroglif. Ketua Tim Kajian dan Pemugaran Situs Gunung Padang, Ali Akbar, menyatakan analisis mengubah asumsi awal.
“Pola dan pengulangannya menunjukkan campur tangan manusia,” ujarnya, Ahad (21/12/2025). Arsitektur Berlapis dan Perencanaan Sekitar satu kilometer dari situs utama, batu andesit lempang di aliran sungai memuat gambar yang diduga merepresentasikan susunan teras. Ukuran d...
JKPHS Usia 46: Spiritualitas Perempuan untuk Ketahanan Bangsa

JKPHS Usia 46: Spiritualitas Perempuan untuk Ketahanan Bangsa

Ragam
IndonesiaForward.net — Organisasi perempuan Jam'iyyah Kautsaran Putri Haajarulloh Shiddiqiyyah (JKPHS) memperingati Hari Lahir ke-46 melalui Tasyakkuran dan Silaturrochmi di Pesantren Majma’al Bachroin Chubbul Wathon Minal Iman Shiddiqiyyah, Rabu (24/12/2025). Momentum ini digunakan untuk menegaskan kontribusi perempuan berbasis spiritualitas dalam menjaga ketahanan sosial bangsa. Rangkaian kegiatan berporos pada pengamalan Do’a Kautsaran yang disusun oleh Syekh Moch. Mukhtarullohil Mujtabaa Mu'thi. Di dalamnya termuat doa Nabi Ibrahim AS dari Surat Al-Baqarah tentang keamanan dan keberkahan negeri. JKPHS memaknainya sebagai ikhtiar kolektif agar Indonesia tetap rukun dan terhindar dari konflik serta bencana. Secara operasional, Do’a Kautsaran berfungsi ganda. Pada level individu, ...
ITS Siapkan Beasiswa Palestina untuk Dorong Pendidikan Global

ITS Siapkan Beasiswa Palestina untuk Dorong Pendidikan Global

Ragam
IndonesiaForward.net — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) meluncurkan program beasiswa bagi mahasiswa Palestina sebagai bagian dari kebijakan penguatan pendidikan global dan pencapaian status World Class University (WCU). Rektor ITS Prof Dr (HC) Ir Bambang Pramujati MSc Eng PhD menyampaikan bahwa program ini merupakan kolaborasi ITS dengan Yayasan Manarul Ilmi (YMI) ITS serta Ikatan Alumni (IKA) ITS. Skema beasiswa mencakup pembebasan biaya pendidikan dan bantuan biaya hidup. “Dengan kerja sama seluruh pihak, kita dapat mewujudkan inklusivitas pendidikan global,” ujar Bambang dalam pernyataannya, Jumat (19/12/2025). Pada tahap awal, ITS menargetkan hingga 100 mahasiswa Palestina untuk jenjang sarjana (S1). Selain itu, tersedia kuota 12 mahasiswa magister (S2) dan 10 mahasiswa dok...
BMKG Perkuat Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Jelang Nataru

BMKG Perkuat Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Jelang Nataru

Ragam
IndonesiaForward.net — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi hujan lebat hingga sangat lebat masih berpotensi terjadi pada Ahad–Senin, 21–22 Desember 2025. Kondisi cuaca ekstrem ini berpeluang mengganggu kelancaran transportasi selama arus Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Peringatan ini menjadi bagian dari upaya mitigasi risiko di tengah lonjakan mobilitas masyarakat. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi meminta seluruh operator transportasi meningkatkan kesiapsiagaan dan menjadikan keselamatan penumpang sebagai prioritas. “Hari ini hingga esok masih ada potensi hujan lebat sampai sangat lebat. Operator transportasi harus siaga dan terus berkoordinasi dengan BMKG sebelum perjalanan dilakukan,” ujar Dudy dalam keterangan tertulis dari Jakarta, Ahad, 21 D...