Indikasi Rekayasa Keamanan dalam Pelarian Buron ICC Ronald Dela Rosa
indonesiaforward.net — Otoritas keamanan Filipina kini tengah menyelidiki indikasi rekayasa dalam insiden penembakan di Gedung Senat yang memicu pelarian Senator Ronald "Bato" Dela Rosa pada Kamis (14/5/2026) dini hari. Pelarian ini terjadi hanya beberapa jam setelah Mahkamah Pidana Internasional (ICC) secara resmi menetapkan Dela Rosa sebagai buron dalam daftar At Large.
Kekacauan yang terjadi di lantai dua gedung parlemen tersebut diduga kuat merupakan operasi pengalihan perhatian yang direncanakan secara sistematis. Fakta bahwa tersangka penembakan merupakan staf dari Biro Investigasi Nasional (NBI) — lembaga yang seharusnya menangkap Dela Rosa — menunjukkan adanya disrupsi internal dalam mekanisme penegakan hukum nasional.
Presiden Ferdinand Marcos Jr. merespons krisis ini dengan men...








