Selasa, Juli 28News That Matters

Tiga Siklon Tingkatkan Risiko Hujan Ekstrem Nasional

IndonesiaForward.net — Indonesia menghadapi peningkatan risiko bencana hidrometeorologi setelah BMKG mengungkap keberadaan tiga sistem siklon yang memicu hujan ekstrem dan gelombang laut tinggi. Peringatan itu disampaikan Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Senin (15/12/2025).

Saat ini ada tiga sistem siklon yang mengepung Indonesia,” kata Faisal di hadapan Presiden.

Siklon Tropis Bakung berkembang di barat daya Lampung dan menguat dari kategori 1 ke kategori 2. Meski bergerak menjauhi Indonesia, posisinya menyebabkan awan hujan bertahan lebih lama di wilayah Sumatra.

Kategori paling berbahaya berada di level 5. Siklon Bakung masih di bawahnya,” ujar Faisal.

BMKG memperkirakan hujan berintensitas tinggi dapat berlangsung dua hingga tiga hari, dengan potensi curah hujan harian yang signifikan.

Penguatan Kesiapsiagaan

Siklon Tropis
Infografis Siklon Tropis – dok BMKG

Selain Bakung, bibit siklon 93S di selatan Bali hingga Jawa Timur serta bibit siklon 95S di selatan Papua turut meningkatkan risiko cuaca ekstrem di wilayah selatan dan timur Indonesia.

Baca Juga :  ITS Siapkan Beasiswa Palestina untuk Dorong Pendidikan Global

“Keberadaan sistem ini meningkatkan curah hujan tinggi hingga sangat tinggi,” kata Faisal.

BMKG memastikan koordinasi lintas lembaga dengan BNPB, BPBD, dan Basarnas terus dilakukan. Masyarakat diimbau tetap tenang, namun meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir, longsor, dan gangguan transportasi laut.***