Senin, April 20News That Matters

Tag: Amerika Serikat

Presiden Iran Masoud Pezeshkian Gugat Kebijakan Proksi Amerika Serikat

Presiden Iran Masoud Pezeshkian Gugat Kebijakan Proksi Amerika Serikat

Internasional
indonesiaforward.net — Presiden Iran Masoud Pezeshkian merilis dokumen surat terbuka kepada rakyat Amerika Serikat pada Rabu, 1 April 2026, yang berisi kritik tajam terhadap kebijakan luar negeri Washington. Laporan ini muncul di tengah eskalasi operasi militer "Operation Epic Fury" yang telah mengakibatkan 3,2 juta warga sipil Iran terpaksa mengungsi sejak akhir Februari. Pezeshkian menyoroti kegagalan diplomasi setelah Amerika Serikat secara sepihak meninggalkan meja perundingan nuklir, meskipun Iran telah memenuhi seluruh komitmen teknisnya. Ia menilai keputusan tersebut merupakan pilihan kebijakan yang destruktif karena lebih melayani delusi agresor asing daripada kepentingan nasional rakyat Amerika. Presiden Iran yang menjabat sejak 2024 ini menuding pemerintah Donald Trump telah ...
Pasca-Gugurnya Ali Larijani, Iran Hadapi Tantangan Kepemimpinan Strategis

Pasca-Gugurnya Ali Larijani, Iran Hadapi Tantangan Kepemimpinan Strategis

Internasional
IndonesiaForward.net — Konfirmasi kematian Ali Larijani pada 17 Maret 2026 di Tehran menandai pergeseran signifikan dalam struktur pemerintahan de facto Iran di tengah eskalasi konflik regional. Larijani, yang menjabat Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi (SNSC), tewas dalam operasi udara Israel bersama putranya, Morteza Larijani. Peristiwa ini terjadi hanya sehari setelah gugurnya Komandan Organisasi Basij, Brigadir Jenderal Gholamreza Soleimani, yang juga menjadi target serangan di ibu kota. Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran melalui kantor berita Mehr pada Rabu, 18 Maret 2026 dini hari, memberikan pernyataan resmi atas wafatnya sang tokoh. “Setelah seumur hidup berjuang demi kejayaan Iran dan Revolusi Islam, ia akhirnya menjawab panggilan kebenaran dan mencapai derajat mar...
Iran Bergejolak, Pezeshkian Tuding AS–Israel, Trump Kirim Sinyal Tekanan Baru

Iran Bergejolak, Pezeshkian Tuding AS–Israel, Trump Kirim Sinyal Tekanan Baru

Internasional
indonesiaforward.net — Yang menarik, gelombang protes di Iran kini bergerak di dua jalur sekaligus. Di jalanan, kemarahan publik terus menyala. Di level global, Amerika Serikat dan Israel kembali disebut-sebut dalam pusaran krisis yang kian sensitif. Pemerintah Iran: Protes Sah, Kerusuhan Bukan Pada titik ini, Presiden Iran Masoud Pezeshkian memilih membedakan dua hal. Ia mengakui demonstrasi sebagai hak legal warga. Namun, ia menegaskan kekerasan bukan bagian dari aspirasi rakyat. Menurutnya, pembakaran masjid dan Al-Qur’an adalah tindakan terencana. Ia menuding kelompok perusuh telah dilatih Amerika Serikat dan rezim Zionis Israel untuk memprovokasi kekacauan. Dalam bahasa sederhananya, negara melihat ada aktor non-domestik yang bermain di balik layar. Akar Masalah: Ekonomi yang Te...
Doktrin Moralitas Trump: Insiden Maduro dan Ancaman Terhadap Greenland

Doktrin Moralitas Trump: Insiden Maduro dan Ancaman Terhadap Greenland

Internasional
indonesiaforward.net - Presiden Amerika Serikat Donald Trump memicu kegemparan diplomatik global setelah secara terbuka menyatakan bahwa kebijakan luar negerinya kini hanya dipandu oleh "moralitas pribadi" alih-alih hukum internasional. Pernyataan radikal ini muncul sebagai pembelaan atas operasi penculikan Presiden Venezuela Nicolas Maduro oleh pasukan komando Amerika yang baru saja terjadi. Insiden Maduro: Titik Balik Diplomasi Amerika Tindakan pasukan komando Amerika Serikat yang mengamankan Presiden Venezuela Nicolas Maduro pada Sabtu lalu telah menjadi katalisator bagi pergeseran arah politik luar negeri Washington. Operasi militer sepihak ini dipandang oleh banyak pengamat sebagai pelanggaran berat terhadap kedaulatan sebuah negara berdaulat. Namun, alih-alih memberikan klarifik...
Maduro Ditangkap, Arah Kebijakan Mineral Venezuela Dipertanyakan

Maduro Ditangkap, Arah Kebijakan Mineral Venezuela Dipertanyakan

Internasional
IndonesiaForward.net — Penangkapan Presiden Venezuela Nicolás Maduro oleh Amerika Serikat pada awal Januari 2026 menambah ketidakpastian kebijakan publik Venezuela, termasuk arah pengelolaan mineral strategis yang selama ini tertahan oleh krisis politik dan sanksi internasional. Pemerintah Amerika Serikat menyatakan penangkapan tersebut dilakukan sebagai bagian dari penegakan hukum atas dakwaan narco-terrorism dan perdagangan narkotika lintas negara. Pemerintah Venezuela menolak tudingan itu dan menyebut langkah tersebut sebagai pelanggaran kedaulatan. Pernyataan resmi pertama dari kedua pihak disampaikan pada 3 Januari 2026. Sejumlah negara dan organisasi internasional menyerukan transparansi proses hukum serta de-eskalasi konflik, dengan menekankan pentingnya stabilitas kawasan bagi pe...