Jumat, April 17News That Matters

Bisnis

Kampung Haji Permanen Jadi Fondasi Baru Layanan Haji Indonesia

Kampung Haji Permanen Jadi Fondasi Baru Layanan Haji Indonesia

Bisnis
IndonesiaForward.net — Pemerintah Indonesia memastikan pembangunan dua Kampung Haji permanen di Makkah sebagai bagian dari reformasi pengelolaan ibadah haji berbasis kepastian fasilitas dan tata kelola jangka panjang. Kepala Danantara Rosan Roeslani menyampaikan Kampung Haji pertama di kawasan Thakher ditargetkan beroperasi pada haji 2026. Kawasan ini berjarak sekitar 2,5 kilometer dari Masjidil Haram, dengan tiga menara hotel berkapasitas 4.383 jamaah. “Ini bukan sewa, tetapi aset milik pemerintah Indonesia,” ujar Rosan dalam konferensi pers di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu, 17 Desember 2025. Aset tersebut dibeli dari Thakher Development Company senilai sekitar US$500 juta dan akan dikelola oleh InJourney. Pemerintah juga tengah mengikuti lelang lahan 4,4 hektare di Western Hindawiyah ...
Danantara Bangun Kawasan Terpadu Jamaah Haji Indonesia di Makkah

Danantara Bangun Kawasan Terpadu Jamaah Haji Indonesia di Makkah

Bisnis
IndonesiaForward.net — Danantara Indonesia mengakuisisi Novotel Makkah Thakher City dan 14 bidang tanah seluas total 4,4 hektare di kawasan Thakher City, Makkah, sebagai bagian dari rencana pembangunan kawasan terpadu pendukung layanan jamaah haji Indonesia. Aset tersebut berada sekitar 2,5 kilometer dari Masjidil Haram. Perjanjian akuisisi ditandatangani Danantara Asset Manajemen dan Thakher Development Company. Novotel Makkah Thakher City saat ini beroperasi dengan kapasitas 1.461 kamar. Pengembangan kawasan dirancang dalam satu master plan terintegrasi yang mencakup fasilitas perhotelan, ritel, serta layanan pendukung lainnya. Seluruh tahapan pengembangan akan diselaraskan dengan kerangka pengembangan urban Kota Makkah. CEO Danantara Indonesia Rosan P. Roeslani menyatakan langkah ini...
Kasus Pajak Djarum: Momentum Evaluasi Kepatuhan Korporasi Besar

Kasus Pajak Djarum: Momentum Evaluasi Kepatuhan Korporasi Besar

Bisnis, Nasional
IndonesiaForward.net — Pencekalan Direktur Utama PT Djarum, Victor Rachmat Hartono, selama enam bulan sejak 14 November 2025 memberikan ruang bagi penyidikan dugaan korupsi pajak 2016–2020 untuk berjalan lebih terstruktur. Kejaksaan Agung menyebut langkah ini sebagai bagian dari penguatan tata kelola pajak. Anang Supriatna, Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, memastikan permintaan pencekalan tersebut. Plt. Dirjen Imigrasi, Yuldi Yusman, membenarkan nama Victor dalam daftar pencegahan. Penyidikan fokus pada dugaan upaya memperkecil kewajiban pajak perusahaan besar lewat oknum pegawai pajak. “Modusnya memperkecil kewajiban pembayaran,” ujar Anang (20/11). PT Djarum menyatakan komitmen mereka terhadap hukum. “Kami menghormati dan taat hukum,” kata Corporate Communication Manager,...