Kasus Anak SD di NTT Soroti Akurasi Data Keluarga Miskin
IndonesiaForward.net - Kasus anak SD di NTT yang tewas gantung diri menempatkan persoalan akurasi data keluarga miskin sebagai sorotan utama. Anak tersebut diketahui mengalami tekanan karena tidak memiliki buku sekolah. Secara faktual, kondisi ini menunjukkan bahwa negara gagal mendeteksi keluarga berisiko tinggi meski berbagai program bantuan pendidikan dan sosial telah berjalan.
Dalam konteks tersebut, intervensi negara tidak pernah tiba karena data kemiskinan tidak mencerminkan realitas terkini di lapangan. Artinya, masalah utama bukan ketiadaan program, melainkan ketepatan sasaran.
Data Kemiskinan yang Tertinggal dari Realitas Lapangan
Berdasarkan penelusuran, pendataan keluarga miskin masih mengandalkan pembaruan berkala yang tidak selalu responsif terhadap perubahan kondisi ekon...

