Minggu, April 19News That Matters

Tag: Radikalisme

Pendidikan Indonesia Menghadapi Dominasi Cara Berpikir Global

Pendidikan Indonesia Menghadapi Dominasi Cara Berpikir Global

Nasional
IndonesiaForward.net — Ideologi asing dalam pendidikan modern bekerja tidak melalui paksaan langsung, melainkan lewat pembentukan cara berpikir dan standar pengetahuan yang diterima sebagai ukuran rasionalitas dan kemajuan. Berbagai kajian pendidikan kritis menempatkan sekolah sebagai medium paling efektif dalam proses tersebut. Pendidikan berlangsung sejak usia dini, berulang setiap hari, dan diterima sebagai rutinitas yang jarang dipertanyakan. Dalam teori hegemoni, dominasi paling stabil justru tercapai ketika nilai luar diterima sebagai akal sehat bersama. Pemikir Italia Antonio Gramsci menegaskan bahwa ideologi bekerja efektif saat diserap secara sukarela oleh masyarakat. Konsep ini diperkuat oleh pemikiran Louis Althusser, yang menyebut sekolah sebagai aparatus ideologis neg...
Kurikulum dan Arus Global: Sekolah di Titik Uji Kedaulatan Nalar

Kurikulum dan Arus Global: Sekolah di Titik Uji Kedaulatan Nalar

Nasional
IndonesiaForward.net—Sejarah pendidikan Indonesia menunjukkan sekolah tidak pernah sepenuhnya netral, karena kurikulum kerap dipengaruhi arus ideologi global yang membentuk nalar generasi muda. Sekolah sering dipahami sebagai ruang teknis pembelajaran. Namun kajian pendidikan kritis menempatkan pendidikan sebagai instrumen pembentukan nilai. Akademisi pendidikan Henry A. Giroux menegaskan pendidikan selalu terlibat dalam relasi kekuasaan dan tidak pernah bebas nilai, sebagaimana dijelaskan dalam Theory and Resistance in Education (2001). Jejak Historis Kebijakan Pada masa penjajahan Belanda, pendidikan dirancang untuk kepentingan administrasi penjajah. Kurikulum berorientasi Eropa menanamkan standar kemajuan yang berpijak pada budaya Barat. Sejarawan pendidikan Universitas Gadjah M...
Paparan Ideologi Non-Pancasila Masih Mengintai Dunia Pendidikan

Paparan Ideologi Non-Pancasila Masih Mengintai Dunia Pendidikan

Ragam
IndonesiaForward.net — Sejumlah riset akademik menunjukkan paparan ideologi non-Pancasila masih ditemukan di lingkungan sekolah dan perguruan tinggi Indonesia. Temuan ini mendorong penguatan pendidikan Pancasila sebagai bagian dari agenda kebijakan publik jangka panjang. Penelitian yang dipublikasikan dalam QIJIS: Qudus International Journal of Islamic Studies pada April 2024 melibatkan 1.167 siswa Madrasah Aliyah di Jawa Timur. Hasilnya mencatat 87,5 persen responden menyatakan mendukung Pancasila sebagai ideologi negara. Namun, riset tersebut juga menemukan 12,5 persen siswa memiliki kecenderungan pada ideologi berbasis agama di luar Pancasila. Selain itu, 21 persen responden menunjukkan sikap intoleran terhadap perbedaan keyakinan dan pandangan. Data Nasional Berbasis Survei Gamba...