Jumat, April 17News That Matters

Tag: Aktivis

TNI Perkuat Supremasi Hukum Lewat Penetapan 4 Prajurit Tersangka Kasus Andrie Yunus

TNI Perkuat Supremasi Hukum Lewat Penetapan 4 Prajurit Tersangka Kasus Andrie Yunus

Nasional
indonesiaforward.net — Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI menunjukkan langkah progresif dalam penegakan hukum dengan menetapkan 4 prajurit TNI sebagai tersangka kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Andrie Yunus. Kebijakan tegas ini diambil sebagai respon cepat atas insiden kekerasan di kawasan Salemba pada 12 Maret 2026. Penetapan tersangka ini merupakan manifestasi dari komitmen institusi terhadap prinsip akuntabilitas dan perlindungan hak asasi manusia di Indonesia. Keempat personel berinisial NDP, SL, BWH, dan ES kini resmi ditahan di Pomdam Jaya dengan status super security maximum. Langkah ini dilakukan guna menjamin integritas proses penyidikan dan memastikan keadilan bagi korban yang menderita luka bakar hingga 24 persen. Data medis mencatat kerusakan serius pada area wajah d...
Presiden Prabowo Instruksikan Pengusutan Transparan Kasus Air Keras Andrie Yunus

Presiden Prabowo Instruksikan Pengusutan Transparan Kasus Air Keras Andrie Yunus

Nasional
IndonesiaForward.net — Pemerintah menunjukkan respons cepat dalam menangani kasus kekerasan yang menimpa pembela HAM, Andrie Yunus, melalui perintah langsung Presiden Prabowo Subianto. Pada Minggu, 15 Maret 2026, Presiden menginstruksikan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk mengungkap kasus penyiraman air keras ini secara profesional, transparan, dan berbasis data ilmiah. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas keamanan dan supremasi hukum di Indonesia. Presiden menegaskan bahwa setiap warga negara memiliki hak konstitusional untuk menyampaikan pendapat secara damai tanpa harus menghadapi ancaman fisik atau tindakan premanisme dari pihak mana pun. Standar Penyidikan Ilmiah dan Perlindungan Publik Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengon...
Perlindungan Aktivis HAM: Polri Beri Atensi Khusus Kasus Andrie Yunus

Perlindungan Aktivis HAM: Polri Beri Atensi Khusus Kasus Andrie Yunus

Nasional
indonesiaforward.net — Komitmen pemerintah Indonesia dalam melindungi hak asasi manusia kini diuji melalui langkah nyata pengungkapan kasus penyerangan Wakil Koordinator Eksternal KontraS, Andrie Yunus. Aktivis muda ini menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tak dikenal di Jalan Salemba I, Jakarta Pusat, pada Rabu malam (12/3/2026), yang mengakibatkan luka bakar serius di wajah dan tubuhnya. Langkah hukum progresif segera diambil oleh Kepolisian RI untuk menjamin bahwa tindakan kekerasan terhadap suara kritis tidak memiliki tempat dalam tatanan hukum nasional. Fokus utama saat ini adalah memastikan pemulihan medis bagi korban serta penegakan hukum yang transparan guna menjaga stabilitas demokrasi Indonesia. Akselerasi Penyelidikan Melalui Scientific Investigation Polres Metro Ja...
Aktivis Komarullah Ditangkap Kembali: Urgensi Sinkronisasi Data Penegakan Hukum

Aktivis Komarullah Ditangkap Kembali: Urgensi Sinkronisasi Data Penegakan Hukum

Daerah
IndonesiaForward.net — Aparat Polrestabes Surabaya melakukan penangkapan kembali terhadap aktivis mahasiswa Muhammad Ainun Komarullah di depan Rutan Kebon Waru, Bandung, pada Senin (9/3/2026). Langkah ini dilakukan tepat pukul 11.18 WIB, sesaat setelah subjek menyelesaikan masa pidana enam bulan penjara terkait kasus pengelolaan media sosial. Proses hukum ini merupakan bagian dari pengembangan kasus penghasutan digital yang terjadi pada Agustus 2025 di wilayah Surabaya. Berdasarkan data teknis, Komarullah dijerat dengan Pasal 28 ayat (2) jo Pasal 45A ayat (2) dan ayat (3) UU ITE atas perannya sebagai admin akun @blackbloczone. Tantangan Sinkronisasi Yurisprudensi Nasional Kasus ini memicu urgensi kebijakan terkait standarisasi penafsiran hubungan kausal dalam pelanggaran UU ITE antarwil...
Teror Pengkritik Bencana Sumatera, Alarm bagi Perlindungan Warga

Teror Pengkritik Bencana Sumatera, Alarm bagi Perlindungan Warga

Nasional
IndonesiaForward.net —Rangkaian teror terhadap aktivis lingkungan dan kreator konten yang mengkritik penanganan bencana di Sumatera memicu perhatian serius berbagai pihak. Komisi Kepolisian Nasional menilai pengusutan tuntas diperlukan untuk memastikan perlindungan warga yang menyampaikan kritik berbasis kepentingan publik. Sejak akhir Desember 2025, sejumlah korban melaporkan intimidasi berupa pengiriman bangkai ayam disertai pesan ancaman, pelemparan telur busuk, perusakan kendaraan, hingga serangan bom molotov. Para korban diketahui aktif mengulas respons pemerintah terhadap banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Kreator konten Sherly Annavita mengungkap rumahnya menjadi sasaran teror setelah ia menyampaikan kritik terkait lambannya penanganan korban bencana. ...