Minggu, Juli 26News That Matters

6.000 Lulusan S2–S3 Putus Asa, LPEM UI Ingatkan Reformasi Pasar Kerja Mendesak

IndonesiaForward.net — LPEM FEB UI merilis laporan terbaru tentang pasar tenaga kerja Indonesia yang memperlihatkan gejala melemahnya mobilitas sosial. Dalam Labor Market Brief Volume 6 Nomor 11 (November 2025), tercatat lebih dari 6 ribu lulusan S2–S3 menyerah mencari pekerjaan.

Disusun oleh peneliti Muhammad Hanri, PhD, dan Nia Kurnia Sholihah, ME., laporan itu mengolah data Sakernas BPS 2025. Total penduduk putus asa per Februari 2025 mencapai 1,87 juta orang, meningkat dari 1,68 juta orang pada tahun sebelumnya.

Sebaran Menurut Pendidikan

Komposisi discouraged workers: SD 50,07 persen; SMP 20,21 persen; SMA 17,29 persen; SMK 8,09 persen; Diploma 1,57 persen; S1 2,42 persen; S2–S3 0,35 persen. Dalam angka absolut: 45 ribu lulusan S1 dan lebih dari 6 ribu lulusan pascasarjana.

Faktor Struktural yang Menghambat

LPEM menyebut empat faktor: persepsi lapangan kerja tidak tersedia, pengalaman tidak mencukupi, mismatch keterampilan, dan bias usia. ILO serta Bank Dunia menempatkan discouraged workers sebagai indikator awal tekanan terhadap ekonomi.

Dimensi Gender dan Peluang Ekonomi

Laki-laki mendominasi 69 persen dari total kelompok ini. Perempuan 31 persen, dengan lapisan hambatan tambahan seperti beban domestik dan norma sosial.

Baca Juga :  Panas Laut Dalam Naikkan Intensitas Badai, Kategori 6 Jadi Opsi

Laporan LPEM menegaskan bahwa pemulihan pasar kerja membutuhkan reformasi struktural: peningkatan kualitas penciptaan kerja, perbaikan ekosistem keterampilan, dan akses yang setara bagi seluruh angkatan kerja. ***