Minggu, April 19News That Matters

Tasyakkuran Lailatul Qadar Shiddiqiyyah: Momentum Syukur atas Kemerdekaan NKRI

indonesiaforward.net — Ribuan warga Thoriqoh Shiddiqiyyah menyatukan visi kebangsaan dan spiritualitas dalam Pengajian Tasyakkuran lailatul qadar yang digelar di Pesantren Majma’al Bachroin Chubbul Wathon Minal Iman, Jombang, Senin malam, 15 Maret 2026.

Kegiatan yang bertepatan dengan 27 Syahru Romadlon 1447 H ini menjadi momentum penting untuk memperkuat jati diri bangsa melalui integrasi nilai keagamaan dan patriotisme nasionalis yang progresif.

Meski hujan deras sempat mengguyur kawasan pesantren, antusiasme jamaah tidak surut untuk mengikuti rangkaian acara yang mencakup pembacaan Ikrar 8 Kesanggupan Warga Thoriqoh Shiddiqiyyah dan Sumpah Jati Diri Bangsa.

Kemerdekaan Sebagai Nilai Al-Qadar Khusus

Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah Indonesia, Al Mukarrom Syekh Mochammad Mukhtarullohil Mujtabaa Mu’thi, memberikan arahan mengenai pentingnya memaknai kemerdekaan Indonesia dari kacamata spiritual.

Dalam Mau’idhotul Chasanah pada Senin (15/3/2026), beliau menyampaikan penilaian strategis bahwa kedaulatan NKRI adalah anugerah besar yang setara dengan nilai malam kemuliaan tersebut.

“Menurut penilaian saya, tentang nilainya Kemerdekaan Bangsa Indonesia dan berdirinya NKRI itu seperti nilai Al-Qodar khusus bagi bangsa Indonesia. Makanya saya mensyukuri,” dawuh Syekh Mochammad Mukhtarullohil Mujtabaa Mu’thi.

Baca Juga :  Shiddiqiyyah sebagai Modal Sosial Spiritual Bangsa

Beliau menekankan bahwa mensyukuri kemerdekaan adalah kewajiban bagi setiap warga negara sebagai bentuk apresiasi atas ketetapan Tuhan yang membebaskan bangsa ini dari belenggu penjajahan.

Aksi Nyata Filantropi Jamaah

Sebagai bentuk implementasi rasa syukur yang objektif, pengajian ini juga menggalang shodaqoh spontanitas yang terkumpul dalam jumlah yang sangat signifikan bagi pengembangan pendidikan.

Panitia mencatat dana sebesar Rp119.500.000 berhasil dihimpun dari partisipasi jamaah yang hadir, yang menunjukkan kuatnya solidaritas sosial dalam mendukung program-program Yayasan Pendidikan Thoriqoh Shiddiqiyyah Pusat.

“Dana tersebut terkumpul sebagai bentuk rasa syukur para jama’ah atas Lailatul Qodar,” tulis pernyataan resmi yayasan pada penghujung acara tersebut.

Acara ditutup dengan doa keselamatan bangsa, dengan harapan seluruh jamaah mampu mempertahankan integritas iman serta terus berkontribusi dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. ***