Selasa, Juni 2News That Matters

Tag: Lebanon

Pelanggaran Protokol Militer Israel di Lebanon Ciderai Gencatan Senjata

Pelanggaran Protokol Militer Israel di Lebanon Ciderai Gencatan Senjata

Internasional
indonesiaforward.net — Militer Israel (IDF) mengonfirmasi terjadinya pelanggaran serius terhadap protokol perlindungan objek sipil setelah seorang personelnya terekam menghancurkan patung Yesus Kristus di Desa Debel, Lebanon selatan, pada akhir pekan 19 April 2026. Laporan investigatif menunjukkan aksi vandalisme menggunakan palu godam tersebut dilakukan di tengah periode gencatan senjata sepuluh hari yang dimulai sejak Jumat, 17 April 2026. Konfirmasi keaslian bukti visual ini dirilis secara resmi oleh IDF pada Minggu malam (20/4), yang menyatakan bahwa tindakan tersebut sangat bertentangan dengan standar operasional dan nilai-nilai militer. Insiden ini menambah kompleksitas krisis kemanusiaan di Lebanon, di mana data pemerintah setempat mencatat lebih dari 2.300 jiwa tewas dan satu ju...
Evaluasi Protokol UNIFIL Pasca Gugurnya Prajurit Prancis di Ghandouriyeh

Evaluasi Protokol UNIFIL Pasca Gugurnya Prajurit Prancis di Ghandouriyeh

Internasional
indonesiaforward.net — Insiden penembakan yang menewaskan Sersan Mayor Florian Montorio di Desa Ghandouriyeh pada Sabtu (18/04/2026), mendorong otoritas keamanan internasional untuk mengevaluasi efektivitas protokol perlindungan pasukan UNIFIL di Lebanon Selatan. Prajurit dari Resimen Insinyur Parasut ke-17 Prancis tersebut gugur saat menjalankan misi pembukaan jalur logistik di tengah masa gencatan senjata yang masih rapuh. Serangan ini menggunakan senjata api ringan dan melukai tiga personel lainnya dalam patroli rutin tersebut. Pemerintah Prancis bersama PBB telah mengarahkan telunjuk kepada aktor non-negara di wilayah tersebut sebagai pihak bertanggung jawab. Insiden ini mencuat di tengah implementasi gencatan senjata 10 hari yang baru saja efektif berlaku sejak Jumat tengah malam. ...
Data PBB Pastikan Proyektil Tank Israel Tewaskan Prajurit TNI

Data PBB Pastikan Proyektil Tank Israel Tewaskan Prajurit TNI

Internasional
indonesiaforward.net — Laporan investigasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang dirilis pada 8 April 2026 menyajikan data forensik terkait gugurnya tiga prajurit TNI dalam misi perdamaian di Lebanon Selatan. Data teknis mengungkap bahwa serangan pada 29 Maret di pos Adchit al-Qusayr melibatkan proyektil tank 120mm. Analisis fragmen di lokasi kejadian mengonfirmasi bahwa amunisi tersebut berasal dari tank Merkava yang dioperasikan oleh militer Israel (IDF). Insiden ini terjadi meskipun koordinat presisi seluruh fasilitas UNIFIL telah diserahkan secara resmi kepada militer Israel pada tanggal 6 dan 22 Maret 2026. Data ini menunjukkan adanya kegagalan protokol perlindungan personel internasional di zona konflik. Juru Bicara Sekjen PBB, Stephane Dujarric, memaparkan temuan tersebut s...
Indonesia Desak Audit Keamanan PBB Pasca Gugurnya 3 Prajurit TNI

Indonesia Desak Audit Keamanan PBB Pasca Gugurnya 3 Prajurit TNI

Internasional
indonesiaforward.net — Pemerintah Indonesia secara resmi mendesak Dewan Keamanan PBB untuk melakukan audit keamanan menyeluruh dan investigasi independen atas gugurnya tiga prajurit TNI di Lebanon Selatan. Tuntutan progresif ini disampaikan oleh Duta Besar RI untuk PBB, Umar Hadi, menyusul insiden serangan mematikan terhadap konvoi UNIFIL pada 29 dan 30 Maret 2026. Evaluasi Kebijakan Perlindungan Pasukan Perdamaian Berdasarkan laporan kebijakan publik, serangan di wilayah Adchit Al Qusayr dan Sektor Timur tersebut menewaskan Praka Farizal Rhomadhon, Serda Rama Wahyudi, dan satu personel Serda lainnya. Dubes Umar Hadi menegaskan dalam rapat darurat di New York pada Rabu, 1 April 2026, bahwa Indonesia tidak akan menerima verifikasi sepihak dari pihak-pihak yang terlibat konflik. Pemerin...
Evaluasi Kebijakan Pertahanan: Dampak Serangan Israel Terhadap Stabilitas Arab

Evaluasi Kebijakan Pertahanan: Dampak Serangan Israel Terhadap Stabilitas Arab

Internasional
indonesiaforward.net — Pemerintah Israel memperluas operasi militernya ke wilayah Yaman pada 10 September 2025, menewaskan 35 warga dan melukai 131 orang di Sana'a serta Al-Jawf. Serangan udara ini menyasar fasilitas medis dan kompleks pemerintahan di al-Hazm sebagai respons atas gangguan drone Houthi terhadap objek vital Bandara Ramon di Israel. Langkah ofensif ini menyusul berakhirnya perang 12 hari melawan Iran pada Juni 2025 yang telah melumpuhkan sejumlah fasilitas nuklir di Natanz, Isfahan, dan Fordow. “IAF menyerang target militer milik rezim teroris Houthi di wilayah Sanaa dan Al-Jawf di Yaman,” tulis pernyataan resmi Militer Israel pada 10 September 2025. Krisisi Kemanusiaan Global dan Eskalasi di Gaza Data terbaru menunjukkan angka kematian di Jalur Gaza telah menembus...
Gugurnya Tiga Prajurit TNI di Lebanon Selatan Dorong Evaluasi Keamanan Global

Gugurnya Tiga Prajurit TNI di Lebanon Selatan Dorong Evaluasi Keamanan Global

Internasional
indonesiaforward.net — Pemerintah Indonesia menyampaikan duka mendalam sekaligus kecaman keras atas gugurnya tiga prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam misi perdamaian UNIFIL di Lebanon Selatan. Praka Farizal Rhomadhon, Kapten (Inf) Zulmi Aditya Iskandar, dan Sertu Muhammad Nur Ichwan gugur dalam rentang waktu 24 jam akibat serangan militer Israel pada 29 dan 30 Maret 2026. Langkah diplomatik progresif segera diambil oleh Menteri Luar Negeri Sugiono dengan mendesak investigasi transparan dari pihak PBB. Peristiwa ini menjadi kehilangan personel terbesar bagi Kontingen Garuda sejak tahun 2006, di tengah eskalasi konflik antara militer Israel (IDF) dan Hezbollah yang kian meruncing di wilayah perbatasan. Data Korban dan Kronologi Insiden Fatal Berdasarkan laporan investigasi, ...