Kamis, April 16News That Matters

ASDP Prediksi 1,56 Juta Penumpang Menyeberang Saat Lebaran 2026

IndonesiaForward.net – PT ASDP Indonesia Ferry memprediksi jumlah penumpang penyeberangan selama penyeberangan Lebaran 2026 dari Jawa menuju Sumatera mencapai 1,56 juta orang. Proyeksi ini menunjukkan peningkatan mobilitas masyarakat pada jalur laut yang menjadi penghubung utama dua pulau tersebut.

Data ASDP juga memperkirakan jumlah kendaraan yang menyeberang dari Pelabuhan Merak menuju Bakauheni mencapai 371.653 unit. Angka tersebut meningkat sekitar 9,9 persen dibandingkan periode Lebaran sebelumnya.

Peningkatan mobilitas ini menjadi dasar bagi operator pelabuhan dalam menyiapkan berbagai langkah pengelolaan arus penyeberangan selama periode mudik Lebaran.

Corporate Secretary ASDP Indonesia Ferry Windy Andale menegaskan bahwa kesiapan sistem layanan menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran perjalanan masyarakat.

“Kami mengingatkan masyarakat untuk membeli tiket melalui Ferizy karena tidak ada penjualan tiket di pelabuhan,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Dalam praktiknya, pembelian tiket daring menjadi bagian dari pengaturan sistem perjalanan selama penyeberangan Lebaran 2026.

Lonjakan Mobilitas Jalur Jawa–Sumatera

Penyeberangan Merak–Bakauheni setiap tahun menjadi jalur utama mobilitas masyarakat saat Lebaran. Jalur ini menghubungkan arus perjalanan dari Pulau Jawa menuju berbagai wilayah di Sumatera.

Baca Juga :  Fadli Zon Dorong Riset Gunung Padang untuk Kebijakan Kebudayaan Berbasis Data

ASDP memprediksi kenaikan jumlah penumpang mencapai sekitar 10,3 persen dibandingkan periode sebelumnya.

Sementara itu, jumlah kendaraan juga diperkirakan meningkat signifikan selama periode mudik.

Lonjakan ini menuntut kesiapan operasional pelabuhan agar proses penyeberangan dapat berjalan lancar.

Selain itu, pengelola pelabuhan juga memantau potensi kepadatan kendaraan pada hari-hari menjelang Idulfitri.

Dalam praktiknya, pengaturan jadwal perjalanan serta distribusi kendaraan menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas arus penyeberangan.

Arus Balik Diperkirakan Ikut Meningkat

Peningkatan mobilitas tidak hanya terjadi pada arus mudik dari Jawa menuju Sumatera.

ASDP juga memprediksi arus balik dari Sumatera menuju Jawa mencapai 1,51 juta penumpang.

Jumlah kendaraan pada jalur sebaliknya diperkirakan mencapai 353.901 unit, meningkat sekitar 10,5 persen.

Data ini menunjukkan bahwa arus penyeberangan selama Lebaran 2026 akan berlangsung dalam dua arah dengan volume perjalanan yang sama besar.

Situasi tersebut membuat pengelolaan jadwal kapal serta distribusi kendaraan menjadi aspek penting dalam sistem penyeberangan.

Sistem Tiket Digital untuk Pengaturan Arus

Untuk mengatur perjalanan penumpang dan kendaraan, ASDP menerapkan sistem tiket digital melalui platform Ferizy.

Baca Juga :  Inovasi Keamanan Siber: Menjawab Tantangan Zombie ZIP yang Mengecoh Antivirus

Melalui sistem ini, masyarakat diminta membeli tiket lebih awal sebelum tiba di pelabuhan.

Operator juga menegaskan tidak ada penjualan tiket langsung di area pelabuhan selama periode mudik.

Selain itu, masyarakat diminta memastikan data identitas sesuai saat melakukan pemesanan tiket.

Langkah ini dilakukan untuk menghindari praktik percaloan serta menjaga ketertiban perjalanan selama penyeberangan Lebaran 2026.