Minggu, April 19News That Matters

Instruksi Presiden Percepat Bantuan Medan, Distribusi Sembako Berbasis Kebutuhan Lapangan

IndonesiaForward.net – Banjir yang melanda Medan sejak Rabu (26/11/2025) membuat ratusan warga mengungsi. Masjid Mustaqim menjadi pos terbuka bagi semua agama. Pengungsian ini mendukung percepatan layanan dasar bagi korban.

Instruksi Presiden Prabowo pada Jumat (28/11) memicu mobilisasi bantuan. Tim Panitia Natal Nasional turun langsung. “Warga non-muslim juga mengungsi di masjid,” kata Meilina Siregar, Sabtu (29/11). Temuan ini menegaskan pentingnya layanan publik inklusif.

Seratus paket sembako dibagikan pada Jumat pukul 22.00 WIB. Muji, kepala lingkungan, mengatur penyaluran agar tepat sasaran. Isi paket berupa beras, minyak, gula, ikan kaleng, susu, teh, kopi, dan mi instan yang dirancang untuk kebutuhan darurat.

Total 1.100 paket disalurkan melalui PMKRI, Jalan Amal, GMKI Medan, Panti Asuhan Universal, BPBD Sumut, dan MDA Hidayatullah. Pola distribusi multisektor ini mempercepat respon dan mendorong koordinasi kebijakan publik.

BPBD Medan mencatat 7.402 rumah terdampak di 19 kecamatan. Data ini mendorong penyesuaian logistik dan kebutuhan pangan. Pembaruan data harian menjadi dasar pengambilan keputusan selama tanggap darurat.

Baca Juga :  20 Ribu Jemaah Haji Terancam Tertunda Akibat Bencana Sumbagut

Kami membawa amanat kemanusiaan,” ujar Meilina. Langkah Tim Natal Nasional menegaskan pentingnya kolaborasi masyarakat-sipil dan pemerintah. Respon semacam ini dapat menjadi model kebijakan bantuan yang adaptif.

Masjid Mustaqim akan tetap berfungsi sebagai pos layanan sementara hingga situasi terkendali. Integrasi data, logistik, dan koordinasi lapangan menjadi kunci pemulihan yang lebih cepat. (*)