Data Fiskal Maret 2026: Ketahanan APBN dan Stok BBM Nasional Terjaga Stabil
indonesiaforward.net — Pemerintah Republik Indonesia merilis indikator kinerja fiskal terbaru yang menunjukkan ketahanan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tetap solid menghadapi lonjakan harga minyak global hingga US$100 per barel.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memaparkan bahwa hingga Februari 2026, defisit APBN tercatat hanya sebesar Rp135,7 triliun atau setara 0,53 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Angka ini berada jauh di bawah ambang batas aman 3 persen PDB, yang memberikan ruang fiskal luas bagi pemerintah untuk memfungsikan APBN sebagai instrumen stabilitas ekonomi nasional.
“APBN kita masih tahan. Saya tidak akan ubah APBN atau subsidi BBM sampai titik harga minyak benar-benar sangat tinggi,” papar Purbaya Yudhi Sadewa dalam tinjauan kebijakan pada Kamis...

