Strategi Ketahanan Air Jawa: Mitigasi Defisit 118 Miliar Meter Kubik
indonesiaforward.net — Berdasarkan analisis Environmental Outlook 2026, Pulau Jawa memerlukan transformasi tata kelola sumber daya air yang progresif untuk mengatasi defisit sebesar 118 miliar meter kubik per tahun. Data Kementerian Lingkungan Hidup menunjukkan bahwa kepadatan penduduk dan aktivitas ekonomi yang tinggi di Jawa telah melampaui daya dukung ketersediaan air bersih secara alami.
Deputi Bidang Tata Lingkungan Hidup KLH, Sigit Reliantoro, memaparkan urgensi investasi infrastruktur air untuk memastikan ketersediaan yang aman dan berkelanjutan bagi masyarakat. “Di Jawa, tahun 2024 lalu, kita sudah kekurangan 118 miliar meter kubik air per tahun untuk memenuhi kebutuhan,” ungkap Sigit dalam peringatan Hari Air Sedunia di Jakarta.
Proyeksi Kelangkaan dan Langkah Mitigasi
Pemerint...
