Minggu, April 19News That Matters

Data Nataru Tunjukkan Ketahanan Pariwisata Jawa Timur

IndonesiaForward.net — Jawa Timur mencatat sekitar 6,2 juta kunjungan wisatawan selama periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026. Data sementara hingga 30 Desember 2025 ini menunjukkan daya tahan sektor pariwisata daerah di tengah dinamika mobilitas masyarakat.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Timur, Evy Afianasari, menyampaikan bahwa capaian tersebut mencerminkan tingginya minat masyarakat berwisata pada akhir tahun.

Totalnya sekitar 6,2 juta wisatawan, baik wisatawan mancanegara maupun wisatawan nusantara, berlibur ke Jawa Timur selama momen Nataru,” ujar Evy, Kamis (1/1/2026).

Struktur kunjungan masih didominasi wisatawan nusantara. Selama periode Nataru, tercatat 6.211.426 perjalanan wisata domestik di berbagai daerah Jawa Timur.

Sementara itu, wisatawan mancanegara yang berkunjung selama libur akhir tahun mencapai 12.730 orang. Angka ini menjadi indikator awal pemulihan kunjungan internasional.

Pertumbuhan Wisman Sepanjang Tahun

Secara kumulatif sepanjang 2025, jumlah wisatawan mancanegara ke Jawa Timur mencapai 431.242 orang. Angka tersebut meningkat 27,88 persen dibandingkan tahun 2024.

Menurut Evy, peningkatan ini didukung oleh perbaikan konektivitas transportasi, promosi destinasi yang konsisten, serta penguatan layanan pariwisata di daerah.

Baca Juga :  Akselerasi Kompetensi Digital: THGB Shiddiqiyyah Raih 9 Prestasi Jawa Timur

Destinasi alam masih menjadi penopang utama arus kunjungan, terutama kawasan pegunungan, taman nasional, dan air terjun. Di sisi lain, wisata perkotaan dan tematik juga mencatat peningkatan kunjungan.

Untuk segmen wisata keluarga, Kota Batu dan Malang tetap menjadi tujuan favorit, disusul Banyuwangi, Jember, dan Magetan sebagai alternatif destinasi alam.

Daerah-daerah tersebut masih menjadi primadona wisatawan,” kata Evy.

Data Nataru ini memperlihatkan bahwa sektor pariwisata Jawa Timur terus bergerak menuju pemulihan yang lebih stabil dan berkelanjutan.***