Rabu, Juni 3News That Matters

Haul Gus Dur Soroti Demokrasi Partisipatif

IndonesiaForward.net — Keluarga besar KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur akan menggelar Haul ke-16 pada Sabtu malam, 20 Desember 2025, di Ciganjur, Jakarta Selatan, dengan tema “Dari Rakyat, Oleh Rakyat, dan Untuk Rakyat”.

Ketua Panitia Haul, Alissa Qatrunnada Wahid, mengatakan tema tersebut dipilih untuk mengingatkan kembali bahwa demokrasi Indonesia dibangun di atas prinsip kedaulatan rakyat. Pernyataan itu disampaikan dalam siaran pers pada Kamis, 18 Desember 2025.

Kenapa kita angkat tema ini? Karena Gus Dur sepanjang hidupnya memperjuangkan kedaulatan rakyat, kedaulatan sipil,” ujar Alissa.

Partisipasi sebagai Inti Demokrasi

Alissa menekankan bahwa demokrasi yang sehat mensyaratkan keterlibatan aktif warga negara. Menurutnya, frasa “untuk rakyat” harus diterjemahkan sebagai partisipasi, bukan sekadar penerimaan manfaat.

“Dalam konsep demokrasi, untuk rakyat itu artinya melibatkan rakyat,” katanya. Ia mengingatkan agar rakyat tidak direduksi menjadi objek bantuan sosial atau pasar ekonomi.

Peringatan atas Kemunduran

Alissa juga menilai semangat demokrasi mulai melemah, baik di kalangan masyarakat maupun penyelenggara negara dan partai politik. Situasi tersebut ia sebut sebagai alarm yang perlu segera direspons.

Baca Juga :  Evaluasi Kebijakan Revitalisasi Tambak Pasca-Kericuhan Indramayu

Ini suatu alarm buat kita semua,” ujarnya.

Haul ke-16 Gus Dur akan digelar pukul 20.00–23.00 WIB dan dihadiri Nyai Shinta Nuriyah Wahid, Mahfud MD, KH Ahmad Mustofa Bisri, KH Ubaidullah Sodaqoh, tokoh lintas agama, serta seniman.***